auto-tekno

Cara Aman Dilakukan Pengendara Mobil Listrik saat Melintasi Banjir

Rabu, 12 Maret 2025 | 10:29 WIB
NETA membagikan sejumlah tips bagi pengendara mobil listrik yang melintasi area banjir (GIIAS)

MEDIA24.ID, TANGERANG - Perusahaan mobil listrik asal Thiongkok yaitu NETA membagikan sejumlah tips bagi pengendara mobil listrik yang melintasi area dengan genangan air atau banjir.

Beberapa tips untuk menjaga keselamatan kendaraan dan pengemudi mobil listrik, tidak mengalami masalah ketika melintasi genangan air atau banjir.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila mobil listrik Anda melewati genangan air atau banjir, berikut ulasannya.

Baca Juga: Simak Bocoran iPhone 17 Air: HP Paling Tipis dari Produk Apple Lainnya dengan Layar 6,9 Inci

- Pastikan genangan tidak melebihi setengah tinggi ban

Sebelum melintasi genangan air, pastikan bahwa kedalaman genangan tidak lebih dari setengah tinggi ban kendaraan, jika kedalamannya lebih tinggi, sebaiknya cari jalur alternatif yang lebih aman.

- Kecepatan berkendara di bawah 10 km/jam

Pengendara disarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan di bawah 10 km/jam ketika melewati genangan air atau banjir, guna menghindari kerusakan pada kendaraan dan memastikan keselamatan diri serta pengendara lainnya.

- Batas waktu berhenti tidak lebih dari 30 menit saat terjebak macet

Jika kendaraan terjebak dalam kemacetan di daerah yang tergenang air atau banjir, pastikan kendaraan tidak berhenti lebih dari 30 menit.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total terjadi 13-14 Maret 2025, Saksikan Live Streamingnya di Link Ini!

Jika sudah melebihi waktu tersebut, pengemudi diminta untuk mengambil tindakan yang aman, seperti mencari lokasi aman untuk berhenti atau melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.

Lalu, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan jika mobil listrik Anda sudah terlanjur terendam air akibat banjir:

• Jangan menyalakan mobil listrik
Jangan mencoba untuk menyalakan mobil listrik anda yang telah terendam air atau banjir.

• Biarkan kendaraan benar-benar kering terlebih dahulu. Setelah itu, kendaraan harus segera dibawa ke dealer resmi terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut dan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.

Halaman:

Tags

Terkini