MEDIA24.ID, AUTO TEKNO - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco “Pecco” Bagnaia, mengaku menghadapi tantangan berat pada sesi latihan MotoGP Malaysia 2025.
Dalam sesi yang digelar di Sirkuit Sepang, Jumat (24/10), juara dunia dua kali itu hanya mampu finis di posisi ke-12, hasil yang membuatnya harus memulai babak kualifikasi Q1.
Kondisi ini menjadi catatan negatif bagi Bagnaia, karena ia kembali harus turun di Q1 untuk tiga seri beruntun. Meski begitu, pembalap asal Italia itu tetap berusaha optimistis menghadapi balapan di Sepang.
Baca Juga: Diperiksa 5 Jam dan Dicecar 44 Pertanyaan, Selebgram Lisa Mariana Tak Ditahan
“Kami sudah melangkah sedikit lebih baik karena berada di posisi teratas pada dua sesi awal. Sayangnya, di akhir latihan situasinya agak kacau,” ujar Pecco melalui laman resmi tim Ducati, Sabtu (25/10).
Bagnaia menegaskan bahwa sesi kualifikasi Q1 akan menjadi penentu penting dalam upayanya memperbaiki posisi start di balapan utama.
“Q1 besok pasti akan sulit, tapi kami harus terus berkembang,” lanjutnya.
Sejak kemenangan gemilangnya di MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, performa Pecco terbilang menurun. Ia gagal finis di MotoGP Indonesia dan Australia, dan belum sepenuhnya menemukan ritme balap yang stabil.
Baca Juga: BMKG Prediksi Hujan Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini, Waspadai Suhu Panas hingga 35 Derajat Celcius
Masalah utama yang masih menghantuinya adalah keseimbangan motor Desmosedici GP25, yang kerap membuatnya kesulitan menjaga stabilitas saat melibas tikungan cepat di lintasan.
“Saya banyak kehilangan waktu karena motor sulit berbelok, terutama saat memasuki tikungan. Itu jadi masalah besar di Sepang,” keluh Bagnaia.
Dengan performa yang belum maksimal, Bagnaia bertekad memperbaiki hasilnya di sesi kualifikasi hari ini (Sabtu, 25/10).
Meskipun menghadapi tekanan besar, sang juara bertahan tetap yakin bisa bangkit dan tampil kompetitif di balapan utama.