Pemindai Ricoh kini dilengkapi teknologi kecerdasan artifisial (AI), seperti: Penamaan file otomatis berdasarkan konten dokumen, Pemisahan dokumen otomatis dengan deteksi barcode, dan Integrasi cloud untuk penyimpanan dan kolaborasi tanpa batas.
Fitur-fitur ini dirancang untuk memudahkan proses digitalisasi, terutama di lingkungan bisnis yang membutuhkan kecepatan dan akurasi tinggi.
Dengan sertifikasi TKDN, Ricoh tidak hanya memenuhi regulasi lokal, tetapi juga ikut mendorong komponen industri dalam negeri. Perusahaan berkomitmen untuk:
Pertama, Meningkatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan produk di Indonesia; Kedua, Memperluas jaringan distribusi hingga ke wilayah-wilayah terpencil; dan Ketiga, Memperkuat kolaborasi dengan UMKM dan penyedia solusi TI lokal.
“Kami optimistis dapat menjadi mitra strategis bagi Indonesia dalam mencapai visi digital 2045,” tambah David.
Sebagai bagian dari Ricoh Group, PFU Limited adalah pemimpin global dalam produksi pemindai dokumen. Dengan inovasi berkelanjutan, Ricoh terus menjadi pilihan utama bagi perusahaan yang mengutamakan efisiensi, keamanan, dan kemiskinan. ***