gaya-hidup

Viral! Vokalis Sukatani Novi Citra Diduga Dipecat dari Profesi Guru, Netizen Bereaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:04 WIB
Grup Sukatani (Foto: medsos)

MEDIA24.ID - Nama Novi Citra Indriyati, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Twister Angel, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Vokalis band punk Sukatani ini diduga dipecat dari pekerjaannya sebagai guru SD di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kabar ini mencuat setelah warganet mengulik data kepegawaian Novi Citra dan menemukan bahwa statusnya sebagai guru sudah tidak aktif di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa ia kehilangan pekerjaannya setelah band Sukatani meminta maaf secara terbuka atas lagu mereka, "Bayar Bayar Bayar", yang diduga mengkritik sebuah institusi.

Netizen Soroti Dugaan Pemecatan

Banyak netizen yang menyoroti isu ini dan menyayangkan kemungkinan adanya tekanan terhadap personel band Sukatani.

"Personil Sukatani dipecat sebagai guru? Gila ini," tulis akun X @arman_dhani pada Sabtu (22/2/2025).

Akun lain juga mengunggah tangkapan layar data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang menunjukkan status Novi Citra sudah tidak aktif sebagai tenaga pendidik.

"Dapodiknya tidak aktif, jadi dia sudah dikeluarkan dari sekolah tersebut," cuit akun @wijimoharwan.

Propam Polri Turun Tangan

Sebelumnya, Divisi Propam Polri telah memeriksa anggota Direktorat Reserse Siber (Ditreskrimsiber) Polda Jateng terkait permintaan maaf band Sukatani. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan profesionalisme dalam penanganan kasus ini, mengingat permintaan maaf tersebut sempat memicu polemik di masyarakat.

"Untuk memastikan profesionalisme dalam penanganan kasus ini, Biropaminal Divpropam telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota Ditreskrimsiber Polda Jateng," tulis akun resmi @divpropam pada Jumat (21/2/2025).

Kasus ini masih menjadi sorotan, dengan banyak pihak mempertanyakan apakah pemecatan Novi Citra benar terjadi akibat kritik melalui lagu atau ada alasan lain yang belum terungkap.

Tags

Terkini