olahraga

Diguyur Hadiah Rp2,5 miliar, Pelari Asal Kenya Borong Kategori Full Marathon Open Mandiri Jogja Marathon 2025

Minggu, 22 Juni 2025 | 16:24 WIB
Pelari asal Kenya mendominasi juara kategori Full Marathon Open Mandiri Jogja Marathon 2025 di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta. (Foto/Dok/Media24)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Ajang sport pariwisata unggulan Bank Mandiri, Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2025, resmi mencapai puncaknya pada Minggu (22/6/3025).

Diselenggarakan di kawasan pusaka Candi Prambanan, Yogyakarta, acara ini diikuti oleh 9.200 pelari dari 17 negara, mencatat partisipasi tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan MJM sejak 2017.

Mengusung tema “Accelerate Your Limit, Embrace the Culture”, MJM 2025 tidak hanya menjadi ajang lari, namun juga platform kolaboratif lintas sektor yang menggabungkan nilai-nilai olahraga, budaya, pariwisata, dan pariwisata.

Baca Juga: Mandiri Jogja Marathon 2025 akan Dimeriahkan 9.200 Pelari dari 17 Negara, Siap Akselerasi Pariwisata dan ESG

Ribuan pelari yang mengikuti empat kategori Marathon (42K), Half Marathon (21K), 10K, dan 5K Fun Run dimulai sejak pukul 04.25 WIB.

Seluruh rute yang ditempuh telah disertifikasi oleh AIMS dan dirancang melewati lanskap budaya khas Yogyakarta seperti Candi Plaosan, Monumen Taruna, serta deretan desa tradisional yang aktif mendukung jalannya acara.

Pelari asal Kenya mendominasi kategori Full Marathon Open Mandiri Jogja Marathon 2025. Di sektor putra, Pelari Kenya Paul Kibet keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 02:22:15, diikuti James Chaerutich Tallam dan Jimnah Kuria Kariuki di posisi kedua dan ketiga.

Baca Juga: Menag Lepas 1.500 Peserta Car Free Day, Semarkan Tahun Baru Islam 1447 H

Sementara itu, di sektor putri, Pelari Kenya Eunice Nyawira Muciri finis terdepan dengan waktu 02:38:13, unggul atas rekan rekan pelari Kenya lainnya, yakni Shauline Nyawira Muciri dan Jemimah Wayau Musau di peringkat 2 dan 3. Dominasi atlet-atlet internasional ini kembali menegaskan posisi MJM sebagai ajang lari berkelas dunia.

Pada kategori Full Marathon National (Closed Marathon), pelari Indonesia tampil mengesankan. Nofeldi Petingko berhasil meraih posisi pertama di sektor putra dengan waktu 02:35:10, disusul oleh Agus Prayogo dan Arif Hidayatullah.

Di sektor putri, Ina Lidya Utari Damayanti keluar sebagai juara dengan catatan waktu 03:17:50, mengungguli Sharfina Sela Rosada dan Yanita Sari. Prestasi ini menunjukkan peningkatan kualitas pelari nasional serta antusiasme tinggi terhadap sport pariwisata yang semakin tumbuh di Indonesia.

Bank Mandiri menyediakan total hadiah sebesar Rp 2,5 miliar, menjadikannya nilai hadiah terbesar sepanjang sejarah MJM. Besarnya dukungan yang diberikan perusahaan pelat merah ini mencerminkan komitmen serius dalam mendorong pariwisata olahraga sebagai salah satu katalis pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, menyampaikan bahwa MJM 2025 merupakan refleksi dari upaya perusahaan dalam mengintegrasikan olahraga, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem yang inklusif dan berdampak nyata.

“Mandiri Jogja Marathon bukan hanya soal kompetisi. Ini adalah wujud kolaborasi yang konkret antara Bank Mandiri, komunitas lokal, pelari dari berbagai daerah dan negara, serta pelaku UMKM yang menghidupi denyut perekonomian Yogyakarta. Kami ingin menjadikan MJM sebagai benchmark sport pariwisata nasional yang membawa nilai ekonomi, sosial, dan budaya sekaligus,” ujar Darmawan di sela penyelenggaraan MJM di Prambanan, Minggu (22/6).

Halaman:

Tags

Terkini

Marco Bezzecchi Menang di MotoGP Brasil 2026

Senin, 23 Maret 2026 | 07:05 WIB