Ingat! Ini Bahayanya Jika Abaikan Pergantian Minyak Rem Mobil secara Berkala

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Selasa, 25 Juni 2024 | 19:25 WIB
Pergantian Minyak Rem Mobil (Foto/Ist)
Pergantian Minyak Rem Mobil (Foto/Ist)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Sistem pengereman merupakan komponen kunci yang sangat penting di mobil. Salah satu bagian yang wajib diperhatikan adalah minyak rem.

Masih ada yang beranggapan minyak rem tidak perlu diganti atau dikuras. Kebanyakan hanya menambahkan minyak rem jika volumenya berkurang dilihat dari indikasi tabungnya.

Perlu diketahui, minyak rem memiliki masa pakai. Sehingga dibutuhkan pergantian atau pengurasan dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga: 7 Cara Merawat Kendaraan Listrik agar Tak Mudah Rusak, Bisa Langsung Dipraktikan

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept.Head PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, pergantian minyak rem mobil perlu diganti secara berkala, ini bertujuan agar tidak mengalami gagal fungsi atau rem blong.

“Untuk penggantian minyak rem dilakukan 40.000 kilometer (km) atau jika pemakaiannya sudah tiga tahun,” ungkap Didi beberapa watu lalu.

Selain itu, pengurasan juga perlu dilakukan untuk menghindari gelembung udara yang masuk ke dalam selang rem, akibat dari panas hasil sistem pengereman.

Baca Juga: Jangan Tertipu, Begini Cara Cek Ban Mobil Tubeless atau Bukan

“Minyak rem yang sudah melebihi batas pemakaian bisa dikhawatirkan menimbulkan udara di dalam sistem pengereman. Hal ini disebabkan saat penggunaan, cairan rem bisa mendidih dan menghasilkan uap air,” jelasnya.

Udara dalam sistem pengereman ini akan menghambat kerja dari rem, di mana seharusnya tidak boleh ada rongga dalam selang rem agar rem bisa bekerja secara maksimal.

“Adanya uap air tersebut bisa menyebabkan terjadinya vapor lock atau rem terasa seperti blong,” ungkapnya. ***

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X