Gunung Marapi Kembali Erupsi Kamis Dini Hari, Semburan Abu Vulkanik 1.000 Meter

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Kamis, 20 Maret 2025 | 05:44 WIB
Gunung Marapi Kembali Erupsi Kamis Dini Hari, Semburan Abu Vulkanik 1.000 Meter  (Dok. Humas PGA Gunung Marapi)
Gunung Marapi Kembali Erupsi Kamis Dini Hari, Semburan Abu Vulkanik 1.000 Meter (Dok. Humas PGA Gunung Marapi)

MEDIA24.ID, TANAHDATAR-Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali erupsi pada Kamis dini hari pukul 02.29 WIB. Gunung Marapi menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter.

"Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 02.29 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak," kata petugas Pos Gunung Api, Gunung Marapi Teguh di Padang, Kamis (20/3/2025).

Berdasarkan laporan PGA Gunung Marapi kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum milimeter serta berdurasi sekitar 54 detik.

Baca Juga: Erupsi Gunung Marapi Ketinggian Kolom Abu 1.000 Meter, Warga Sekitar Mengevakuasi ke Tempat Aman

Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Marapi berada pada status level II (waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya masyarakat, pendaki, atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Selain itu, PVMBG mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Marapi, selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan.

Kemudian jika terjadi hujan abu masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan akut (ISPA). 

Baca Juga: Erupsi Gunung Marapi, Abu Vulkanik Mencapai 1.000 Meter dan Terdengar Dentuman

PVMBG juga meminta semua pihak menjaga suasana yang kondusif di masyarakat dengan tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

 

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Gaduh, Turis Asing Ngamuk di Ciledug

Minggu, 12 April 2026 | 10:12 WIB
X