MEDIA24.ID, BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, memberikan respons terbuka atas kritik dan laporan yang ditujukan kepadanya terkait penanganan anak-anak dan remaja yang memiliki perilaku khusus atau istimewa di wilayahnya.
Dalam unggahan video di akun Instagram resminya, @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pendekatan yang ia lakukan semata-mata bertujuan untuk memastikan masa depan anak-anak di Jawa Barat tetap terjaga.
Kritik yang menyebut adanya pelanggaran hak anak atau hak asasi manusia tidak ditampiknya.
Baca Juga: Kebijakan Dedi Mulyadi jadi Senjata Agar Anak Patuhi Orang Tuanya
Namun, Dedi Mulyadi menilai bahwa semua bentuk masukan merupakan bagian dari perhatian publik terhadap masa depan generasi muda.
“Bagi saya, ini adalah bagian dari risiko yang saya hadapi di tengah-tengah konsen dan upaya saya agar anak-anak di Jawa Barat memiliki masa depan yang baik,” ujar Dedi Mulyadi.
Dalam unggahannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi sosial, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak berperilaku khusus untuk berkolaborasi bersama pemerintah.
Baca Juga: Dedi Mulyadi akan Kirim Siswa Nakal ke Barak Militer, Pengamat Respon Ini
Ia menyebut banyak remaja kini tengah mengantre dalam daftar pembinaan yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
“Saya yakin kalau Bapak dan Ibu mau menerima anak-anak ini, dirawat, dijaga, dan dididik... maka tugas gubernur akan semakin ringan,” katanya.
Lebih jauh, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pintu kolaborasi dibuka luas, baik melalui rumah tinggal, yayasan, sekolah, bahkan kantor hukum atau komunitas yang bersedia menjadi tempat pendidikan dan pembinaan.
“Kami dengan tangan terbuka menerima uluran tangan Bapak dan Ibu semua... rumahnya, yayasannya, lembaga pendidikannya bisa digunakan sebagai tempat pendidikan anak-anak yang berperilaku khusus,” ujarnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga mendorong penyelesaian berbasis wilayah, di mana tiap kota/kabupaten menangani warganya masing-masing agar proses lebih cepat dan efektif.
Menurutnya, gotong royong lintas masyarakat adalah kunci untuk menyelesaikan persoalan sosial ini secara berkelanjutan.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Janjikan Insentif bagi Warga Jabar yang Menyerahkan ODGJ