Kecelakaan Bus di Subang, Wali Kota Depok Tegaskan Perlu Evaluasi Uji KIR Khusus Bus Pariwisata

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Minggu, 12 Mei 2024 | 14:01 WIB
Satu dari 12 Jenazah Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Belum Teridentifikasi (Istimewa )
Satu dari 12 Jenazah Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Belum Teridentifikasi (Istimewa )

MEDIA24.ID, DEPOK- Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan perlu adanya evaluasi uji KIR atau kelayakan khusus untuk bus-bus pariwisata. Sehingga, peristiwa kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater karena rem blong tidak terjadi lagi. 

“Ini mungkin evaluasi untuk pemerintah pusat agar bisa mengkoordinasi semuanya agar ada SOP misalnya setiap bus Pariwisata harus lulus KIR misalnya, uji ulang kembali KIR-nya sebelum berangkat seperti itu. Ini bisa dilakukan memang dari pusat. Ini memang lintas wilayah ya, seperti itu,” ujar Idris dalam keterangannya di SMK Lingga Kencana, Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). 

Sementara itu, bus yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana dengan nomor polisi (nopol) AD 7524 OG merupakan bus dari Pekalongan.

Baca Juga: Jenazah Guru Korban Kecelakaan Subang Disambut Tangisan Keluarga, Almarhum Dikebumikan ke TPU Meruyung

“Perusahaan Bus kalau nggak salah dari Pekalongan ya. Nanti Kepolisian yang akan mengidentifikasi semuanya,” ujar Idris. 

Pada kesempatan itu, Idris pun mengimbau sekolah-sekolah untuk berkoordinasi terlebih dahulu mengenai transportasi yang akan digunakan untuk keperluan pariwisata. “Masalah ke depan perlu koordinasi memang dengan sekolah-sekolah di Kota Depok karena ini terkait masalah transportasi bus pariwisata,” tegasnya.

“Ini kalau tidak salah bus pariwisata bukan dari Depok juga karena ini memang langganan mereka di perusahaan ini sudah MoU, sehingga yang dipakai. Ini harus memang kolaborasi tidak hanya Depok sendirian harus bersama-sama,” pungkasnya.

Baca Juga: Belasan Mobil Ambulans Bawa Korban Kecelakaan Subang Tiba di Depok

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Gaduh, Turis Asing Ngamuk di Ciledug

Minggu, 12 April 2026 | 10:12 WIB
X