Viral Poster dan Tagar All Eyes on Papua, Berikut Penjelasannya

Photo Author
Lintang Aksara, Media 24
- Senin, 3 Juni 2024 | 21:38 WIB
All Eyes on Papua: Masyarakat Papua Perjuangkan Hak dan Tolak Tegas Pembukaan Lahan Sawit (X @tanakanrl)
All Eyes on Papua: Masyarakat Papua Perjuangkan Hak dan Tolak Tegas Pembukaan Lahan Sawit (X @tanakanrl)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Setelah All Eyes On Rafah menjadi populer di media sosial, sekarang banyak warganet yang bersama-sama membagikan poster dan menggunakan tagar All Eyes On Papua yang bertujuan untuk memberi dukungan aspirasi suku adat Papua untuk mendapatkan hak-hak mereka kembali.

Poster kecerdasan buatan di Instagram dengan tulisan 'All Eyes on Papua' menjadi viral melalui fitur 'add yours'.

Salah satu poster menampilkan gambar hutan tandus di atas tanah kering, dengan ilustrasi orang yang mewakili masyarakat adat Papua yang terperangkap di antara pohon-pohon kering tersebut.

Baca Juga: Viral CCTV TKP Pembunuhan Vina dan Eky Beredar di Sosial Media

Akun @tanyakanrl sebagai inisiator tagar All Eyes on Papua mengajak warganet untuk menyuarakan tagar sebagai bentuk dukungan terhadap hak rakyat Papua atas pembaruan hutan adat mereka yang akan diubah menjadi perkebunan kelapa sawit oleh penguasa yang rakus.

Pada satu pos AI di Instagram disebutkan bahwa hutan di Papua, khususnya di Boven Digul Papua dengan luas mencapai lebih dari setengah luas Jakarta atau sekitar 36 ribu hektar akan dirobohkan dan diganti dengan perkebunan kelapa sawit oleh PT Indo Asiana Lestari.

Perkebunan sawit ini diperkirakan akan menghasilkan emisi 25 juta ton karbon dioksida, selain menghilangkan hutan alami dimana akan dirasakan seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia.

Baca Juga: Sebelumnya Ngotot Tak Mau Pisah, Irma Purba Akhirnya Mau Cerai Karena Lihat Boris Bokir Tak Bahagia

Dalam masalah ini, masyarakat adat Awyu dan Moi merasakan dampak paling signifikan saat hutan adat dialihfungsikan menjadi kebun sawit dimana hutan adat adalah rumah bagi mereka.

Masyarakat adat Awyu dan Moi menggantungkan hidup mereka pada alam mulai dari makanan hingga kebutuhan bertahan hidup lainnya.***

Editor: Lintang Aksara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Gaduh, Turis Asing Ngamuk di Ciledug

Minggu, 12 April 2026 | 10:12 WIB
X