EDiA24.ID, JAKARTA-Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) mengumumkan penutupan pendakian Gunung Salak mulai Sabtu (7/12/2024) pukul 06.00 WIB.
"Berdasarkan hasil evaluasi pertimbangan kondisi cuaca yang ekstrim dan untuk pemulihan kembali ekosistem hutan pada jalur pendakian Gunung Salak, balai TNGHS memberlakukan penutupan pendakian Gunung Salak," tulis keterangan resmi yang diunggah oleh akun Instagram @btn_gn_halimunsalak pada Kamis (5/12/2024).
Adapun jalur pendakian Gunung Salak yang ditutup meliputi pintu masuk Cidahu, Pasir Reungit, Cimalati, dan Ajisaka.
Baca Juga: Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi, Status Tanggap Darurat Ditetapkan
Pihak TNGHS juga menjelaskan bahwa penutupan pendakian Gunung Salak beralasan untuk pengelolaan kawasan demi mencegah dampak negatif terhadap kawasan taman nasional, serta kenyamanan pengunjung.
Belum diketahui pasti sampai kapan penutupan pendakian Gunung Salak berlangsung karena tidak ada keterangan batas waktu dalam surat resmi tersebut.
Sebagai informasi, TNGHS juga termasuk taman nasional yang menetapkan tarif masuk baru per Rabu (30/10/2024).
Baca Juga: Tinjau Titik Banjir Bandang dan Longsor di Kabupaten Sukabumi, Pj Gubernur Jabar : Fokus 3 Hal
Tiket masuk Gunung Salak saat ini seharga mulai Rp 10.000 untuk rombongan pelajar dan mahasiswa, mulai Rp 20.000 untuk wisatawan nusantara, dan mulai Rp 200.000 untuk wisatawan mancanegara.
Tak hanya mendaki, pengunjung juga bisa menikmati wisata alam lain di TNGHS, meliputi telusur gua, memancing, paralayang, arum jeram, balon udara, dan berkemah dengan tambahan biaya dari Rp 5.000 sampai Rp 25.000.
Artikel Terkait
Waspada! Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 9 Wilayah Indonesia Rabu 9 Oktober Besok