Wisata Curug Nangka Sepi Pengunjung Dampak Penyesuaian Tarif PNBP

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 17:42 WIB
Wisata Curug Nangka (Instagram )
Wisata Curug Nangka (Instagram )

MEDIA24.ID, BOGOR-Objek wisata Curug Nangka di Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor mengalami penurunan kunjungan jumlah wisatawan. 

Penurunan kunjungan tersebut sebagai dampak penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dari yang sebelumnya tiket masuk Curug Nangka sebesar Rp22.000 untuk weekday, naik menjadi Rp37.000.

Sedangkan untuk weekend dari harga Rp32.000 naik menjadi Rp54.500. Harga itu berlaku bagi wisawatan domestik.

Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Alam Curug Cikaso di Sukabumi Bersama Keluarga

Kenaikan tarif ini menuai gejolak di masyarakat. Sejumlah netizen bahkan menyampaikan keluhannya hingga viral di media sosial. Alhasil, hal itu berdampak pada jumlah kunjungan wisata di Curug Nangka.

Kepala Resort Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukiman tidak menampik bahwa kenaikan tarif ini berdampak pada jumlah kunjungan ke wilayah di bawah Kementerian Kehutanan.

"Wajar kalau masyarakat kecewa dengan kenaikan tarif ini, sehingga dampaknya sekarang jumlah kunjungan sepi. Tidak hanya terjadi di Curug Nangka, tapi di seluruh wilayah di bawah Kementerian Kehutanan," ujar Sukiman dikutip, Sabtu (25/1/2025).

Baca Juga: Cap Go Meh Bogor Street Festival Digelar 12 Februari, 5.000 Orang Akan Dilibatkan

Namun Sukiman mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, kenaikan tarif itu telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis BNPB yang berlaku pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pihaknya sendiri tidak berwenang dalam mengatur ketentuan tarif masuk ke wilayah TNGHS baik Curug Nangka maupun kawasan Gunung Salak Endah dari Pamijahan.

"Saya juga tidak bisa apa-apa karena itu regulasi, dan ini yang belum dimengerti oleh sebagian masyarakat yang menyangka kami yang menaikan tarif. Padahal itu peraturan pemerintah terkait PNBP," jelasnya.

Sukiman juga menyayangkan kondisi ini berdampak pada pendapatan masyarakat yang diberdayakan di tempat-tempat wisata di kawasan Taman Nasional termasuk di Curug Nangka.

"Apalagi hasil dari penarikan tarif ini semua dikembalikan ke negara. Kami petugas hanya menjalankan tugas sesuai dengan regulasi yang ada," pungkasnya.

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Gaduh, Turis Asing Ngamuk di Ciledug

Minggu, 12 April 2026 | 10:12 WIB
X