MEDIA24.ID, JAKARTA – Perum Bulog, salah satu BUMN bidang pangan diharapkan menjadi pemimpin supply chain pangan terpercaya di Indonesia dan menggarap potensi bisnis yang besar, ujar Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo.
Wamen Kartika menyampaikan harapan itu dalam peluncuran logo baru Bulog di Jakarta, Selasa (21/5). Peluncuran logo baru ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-57.
Menurut Wamen Bulog harus didorong agar mampu mengembangkan kapabilitasnya dengan digitalisasi, diversifikasi dan hilirisasi produk.
“Bulog terus berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menjadi simbol kepercayaan dan kualitas dalam setiap butiran padi dan produk pangan yang disalurkan, “ ujar Wamen Kartika.
Baca Juga: Starlink vs ISP Lokal di Indonesia: Mana yang Lebih Baik untuk Anda?
Sebelumnya logo Bulog terdiri dua warna yaitu kuning kemerahan dan biru dengan tulisan dan gambar serupa matahari. Tulisan dalam logo adalah “Bersama Mewujudkan Kedaulatan Pangan”.
Logo Bulog yang baru adalah warna biru prusia dan kuning dengan tulisan perusahaan dan kalimat "Mengantarkan Kebaikan".
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan perubahan logo ini adalah bagian dari evolusi identitas perusahaan. Logo baru ini memiliki desain modern untuk memberikan sentuhan yang dinamis dan adaptif sesuai perkembangan zaman.
“Logo baru Bulog ini representasi dari visi dan misi perusahaan dimana Bulog sebagai korporasi memiliki keinginan untuk memberikan perubahan yang lebih baik,” ujar dia.
“Logo ini juga mencerminkan kesiapan Bulog memperkuat eksistensi dan dedikasi pada masyarakat.”
Bulog kata dia, tidak ingin hanya bertahan dalam industri pangan, tetapi juga berkembang dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif.
Artikel Terkait
Ingin Tahu Kelaikan Bus Pariwisata Charteran, Cek Lewat Aplikasi SPIONAM!
Cara Menghitung Bunga Bank, Simpanan, Pinjaman, dan Deposito
Ini Cara Membuat Tabel Menabung Mingguan! Menabung jadi Makin Mudah
Perluas Basis Nasabah, Maybank Indonesia Luncurkan Maybank Kartu Kredit Manchester United
Starlink vs ISP Lokal di Indonesia: Mana yang Lebih Baik untuk Anda?