Ini Target Bulog Setelah Punya Logo Baru, Diversifikasi dan Hilirisasi Produk 

Photo Author
Tiffany Sukotjo, Media 24
- Kamis, 23 Mei 2024 | 16:47 WIB
Logo baru Bulog. (Foto Kementerian BUMN)
Logo baru Bulog. (Foto Kementerian BUMN)

MEDIA24.ID, JAKARTA – Perum Bulog, salah satu BUMN bidang pangan diharapkan menjadi pemimpin supply chain pangan terpercaya di Indonesia dan menggarap potensi bisnis yang besar, ujar Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. 

Wamen Kartika menyampaikan harapan itu dalam peluncuran logo baru Bulog di Jakarta, Selasa (21/5). Peluncuran logo baru ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-57. 

Menurut Wamen Bulog harus didorong agar mampu mengembangkan kapabilitasnya dengan digitalisasi, diversifikasi dan hilirisasi produk. 

“Bulog terus berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menjadi simbol kepercayaan dan kualitas dalam setiap butiran padi dan produk pangan yang disalurkan, “ ujar Wamen Kartika. 

Baca Juga: Starlink vs ISP Lokal di Indonesia: Mana yang Lebih Baik untuk Anda?

Sebelumnya logo Bulog terdiri dua warna yaitu kuning kemerahan dan biru dengan tulisan dan gambar serupa matahari. Tulisan dalam logo adalah “Bersama Mewujudkan Kedaulatan Pangan”. 

Logo Bulog yang baru adalah warna biru prusia dan kuning dengan tulisan perusahaan dan kalimat "Mengantarkan Kebaikan". 

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan perubahan logo ini adalah bagian dari evolusi identitas perusahaan. Logo baru ini  memiliki desain modern untuk memberikan sentuhan yang dinamis dan adaptif sesuai perkembangan zaman.

Baca Juga: Purnawirawan Bintang Empat TNI AU Jadi Komut Garuda Indonesia, Pernah Jadi Pilot Pesawat Tempur Skyhawk

“Logo baru Bulog ini representasi dari visi dan misi perusahaan dimana Bulog sebagai korporasi memiliki keinginan untuk memberikan perubahan yang lebih baik,” ujar dia. 

“Logo ini juga mencerminkan kesiapan Bulog memperkuat eksistensi dan dedikasi pada masyarakat.” 

Bulog kata dia, tidak ingin hanya bertahan dalam industri pangan, tetapi juga berkembang dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. 

 

Editor: Tiffany Sukotjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X