ekbis

Anggaran Komunikasi dan Kesekretariatan Bank BJB Capai Rp 360 Miliar, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pangkas

Senin, 28 April 2025 | 08:00 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memberi pengarahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 di Menara Bank BJB, Bandung, Rabu (16/4/2025) lalu. (Lembur Pakuan Channel)

MEDIA24.ID, Bandung- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sejumlah pos anggaran Bank Pembangunan Darah Jawa Barat dan  Banten atau Bank BJB yang bernilai jumbo. Ia meminta jajaran direksi segera melakukan efisiensi.

Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menyoroti anggaran komunikasi Bank BJB yang mencapai Rp 261 miliar. “Komunikasi apa?… Ini harus segera dibenahi pimpinan ke depan,” ujar KDM seperti dikutip dari channel Youtube Lembur Pakuan, Senin (28/4/2025). 

Mantan Bupati Purwakarta itu juga membeberkan anggaran kesekretariatan Bank BJB yang mencapai Rp 107 miliar. “Nanti efisienkan,” instruksi KDM pada pimpinan Bank BJB di depan bupati dan wali kota se-Jabar.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Gandeng Tentara Tangani Kenakalan Remaja, Anak Bakal Tinggal Sampai 1 Tahun di Kompleks Militer

Selain kedua pos anggaran di atas, KDM juga menyebutkan biaya rutin divisi korporasi sebesar Rp 52 miliar dan biaya kesekretariatan direksi. Ia menyebut total anggaran tersebut sebesar Rp 706 miliar.

KDM pun meminta pihak direksi memangkas anggaran tersebut dan melakukan efisiensi. “Boleh dong yang Rp 706 miliar nanti jangan segitu deh,  150 (miliar) aja sisanya masukin dividen,” ujar Dedi.

Ia melanjutkan,”Dividen berdampak pada apa anggaran pembangunan. Lumayan tuh nanti pulang ehdari Bank Jabar nanti kita dividennya naik sekian, dapat CSR sekian. Eh bisa bangun rumah rakyat miskin sekian, bisa bangun jalan sekian, bisa bangun sekolah. Nah ini yang kita harapkan.” 

Baca Juga: Dedi Mulyadi Pertanyakan Manfaat Manasik Haji bagi Anak TK, Ini Cerita Pengalamannya

Bank BJB Punya Jajaran Direksi dan Komisaris Baru

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi, merombak jajaran direksi Bank BJB dan disahkan langsung melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan Tahun 2024 di Kantor Utama Bank BJB, Bandung, Rabu (16/4/2025) lalu. 

Berdasarkan keputusan hasil RUPS tahunan Bank BJB tersebut, Yusuf Saadudin ditunjuk sebagai Direktur Utama; Joko Hartono Kalisman sebagai Direktur Kepatuhan; Mulyana sebagai Direktur Korporasi dan UMKM; Nunung Suhartini sebagai Direktur Konsumer dan Ritel; Ayi Subarna sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi; dan Hana Dartiwan yang tetap sebagai Direktur Keuangan.

Menurut KDM, perombakan dan perampingan jajaran direksi sebagai upaya efisiensi jabatan dan diharapkan berdampak pada anggaran yang dikeluarkan.

"Nah, kemudian yang berikutnya adalah jajaran direksinya. Harus jujur karena kita berkomitmen, saya mengorbankan seluruh apa yang menjadi ego politik saya demi profesionalisme, demi keberlangsungan Bank Jabar, maka amanahnya harus dijaga dengan baik," ujar Dedi. ***

Tags

Terkini