Cak Imin Puji Al Ghazali Angkat Budaya Jawa dalam Prosesi Siraman

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Minggu, 15 Juni 2025 | 09:30 WIB
Al Ghazali (Foto: capture)
Al Ghazali (Foto: capture)


MEDIA24.ID, GAYA HIDUP - Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, turut hadir dalam momen sakral prosesi siraman Al Ghazali yang digelar pada Sabtu (14/6/2025) di kawasan Jakarta Selatan.

Kehadirannya bukan hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai sosok yang memberikan apresiasi terhadap langkah Al Ghazali yang memilih mengangkat budaya Jawa dalam momen jelang pernikahannya.

Dalam keterangannya kepada awak media, Cak Imin menyampaikan rasa bangganya terhadap Al Ghazali yang tetap berpegang pada akar budaya leluhur di tengah era modern yang serba cepat dan global.

Baca Juga: Jabat Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Tetap Eksis Jadi Presenter

“Seorang seniman seperti Al Ghazali yang kosmopolitan masih mengakar pada tradisi Jawanya. Ia sangat menghayati suasana tradisi yang kental dengan spiritualitas Islam,” ujar Cak Imin.

Menurutnya, pilihan Al untuk melestarikan budaya Jawa dalam prosesi siraman ini tidak terlepas dari didikan kuat sang ayah, Ahmad Dhani, yang selalu menanamkan pentingnya identitas spiritual dan budaya. 

“Pesan ayahnya kepada anak-anaknya sangat jelas: jangan pernah meninggalkan agama, Jawa Islam, dan Jawa yang asli yang berkembang di sini,” tambahnya.

Cak Imin juga menjelaskan bahwa rangkaian siraman yang dijalani Al Ghazali berlangsung khidmat dan penuh makna, khususnya saat sesi sungkeman yang membuka prosesi tersebut. Ia melihat bagaimana Al menjalani setiap tahap dengan penuh penghayatan, menunjukkan kecintaan dan penghormatan terhadap warisan budayanya. 

Baca Juga: Honda Rilis Skutik Retro Rasa Modern Harga Rp 36 Jutaan!

“Kesadaran Al dan kemauannya sendiri untuk menjalani prosesi ini menunjukkan kecintaannya pada budaya Jawa. Dia ini bisa jadi role model,” ucapnya.

Tak hanya itu, Cak Imin juga menilai keputusan Al Ghazali menjalani siraman dengan penuh penghayatan menjadi simbol bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan berdampingan.

Di tengah kehidupan yang serba global, Al mampu menjadi contoh generasi muda yang tetap menghormati dan menjaga jati diri budaya. 

“Luar biasa ini tradisi Jawa menyatukan semua. Dan yang paling penting, Al Ghazali bersinar,” pungkasnya.

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X