MEDIA24.ID, MAKKAH-Jelang puncak penyelenggaraan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memperketat pemeriksaan kendaraan yang akan melintas di Terowongan Mina.
Sejak Rabu pagi 5 Juni 2024, akses kendaraan menuju ke terowongan Mina dari Jalan Raya Fahd ditutup.
Polisi memeriksa setiap kendaraan, hanya bus, mobil logistik dan ambulans yang boleh melintas. Sementara mobil pribadi diminta putar balik.
Baca Juga: Menag Akan Beri Sanksi Travel Penyedia Selain Visa Resmi Haji
Untuk kelancaran ibadah dan keamanan jemaah haji, petugas mengimbau jemaah haji Indonesia untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan bepergian ke luar Kota Makkah.
"Kami imbau kepada jemaah haji di Makkah untuk mengurangi aktivitas fisik dan tidak melakukan perjalanan keluar kota Makkah," kata Kepala Daker Makkah Khalilurrahman.
Operasional pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci masih berlangsung dan akan berakhir pada 10 Juni 2024 mendatang. Layanan jemaah haji mulai terkonsentrasi di Makkah.
Baca Juga: PPIH Intensifkan Persiapan Armuzna, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan
“Sejalan dengan itu, PPIH terus mengintensifkan persiapan menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” kata Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Selasa (4/6/2024).
Artikel Terkait
Jemaah Diingatkan Jaga Ritme Ibadah Sunah Sebelum Puncak Haji