MEDIA24.ID, RELIGI - Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momen melatih diri menjadi hamba yang lebih bersyukur.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menegaskan bahwa tujuan puasa adalah agar umat Islam lebih banyak bersyukur:
يُرِيۡدُ اللّٰهُ بِکُمُ الۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيۡدُ بِکُمُ الۡعُسۡرَ وَلِتُکۡمِلُوا الۡعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمۡ وَلَعَلَّکُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ
"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah: 185)
Baca Juga: Rahasia Syukur: Kunci Bertambahnya Nikmat dalam Hidup
Menurut para ulama, hakikat syukur adalah menyadari bahwa segala nikmat berasal dari Allah SWT. Syukur bukan hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Puasa melatih kita untuk lebih sabar dan mengendalikan hawa nafsu. Bahkan, sesuatu yang halal di luar Ramadhan pun harus ditahan selama belasan jam.
Ini mengajarkan bahwa jika kita bisa menahan diri dari hal yang diperbolehkan, tentu kita juga bisa menjauhi yang diharamkan.
Dengan menjalani ibadah puasa, seseorang semakin memahami bahwa segala rezeki, nikmat, dan kebahagiaan sejati berasal dari Allah. Maka, sudahkah kita bersyukur hari ini?
Artikel Terkait
Ruben Onsu Pakai Baju Koko dan Peci, Netizen: Sudah Mualaf?
3 Aplikasi Membuat Stiker Whatsapp Keren, Bisa Kamu Buat Kapan Saja dan Dimana Saja
Rahasia Syukur: Kunci Bertambahnya Nikmat dalam Hidup