Kemenlu Indonesia Pastikan Tidak Ada WNI yang jadi Korban Taifun Kong-rey

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 22:12 WIB
Hujan dan Angin Kencang (Foto: dok)
Hujan dan Angin Kencang (Foto: dok)

MEDIA24.ID, JAKARTA-Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei melaporkan tak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam Taifun Kong-rey yang menghantam Pulau Taiwan pada Kamis (31/10/2024) siang waktu setempat.

Menurut Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Judha Nugraha, KDEI Taipei terus memantau dan menjalin komunikasi dengan WNI dan simpul WNI di Taiwan untuk memastikan keselamatan mereka di tengah badai itu.

“Hingga saat ini kita tidak mendapatkan informasi adanya WNI yang terdampak Taifun Kong-rey,” ucap Judha dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Baca Juga: BMKG Prediksi Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat, Petir dan Angin 27 September hingga 3 Oktober

Sebagaimana dilaporkan KDEI Taipei, lanjutnya, Taifun Kong-rey menyebabkan 27 korban luka dan memaksa lebih dari 2.200 warga di pesisir Taiwan mengungsi.

Selain menimbulkan tanah longsor di sejumlah titik di pesisir timur Taiwan, taifun tersebut menyebabkan layanan kereta api dan sejumlah penerbangan ditangguhkan.

"Untuk itu, KDEI Taipei terus mengimbau kepada WNI yang berada di Taiwan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Taifun Kong-rey beserta dampaknya," ucap Judha.

Baca Juga: Cuaca Panas Memangang Indonesia, BMKG : Faktor dari Siklon Tropis

Sementara itu, KDEI Taipei melalui akun media sosialnya pada Rabu (30/10) mengimbau WNI di Taiwan untuk tetap mengikuti perkembangan informasi badai dari otoritas setempat ataupun dari KDEI.

WNI di Taiwan turut diimbau tak keluar dari kediaman masing-masing kecuali untuk keperluan mendesak. Terlebih, otoritas Taiwan telah meliburkan seluruh aktivitas kerja dan sekolah akibat badai itu.

Menurut informasi badan cuaca pusat (CWA) Taiwan, peringatan badai berlaku untuk seluruh wilayah di Pulau Taiwan selama Taifun Kong-rey menerjang daerah tersebut.

Badan cuaca Taiwan juga menyatakan, badai yang pertama kali terdeteksi di tenggara Pulau Taiwan tersebut diperkirakan akan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 17 kilometer per jam saat menerjang daratan pulau tersebut, sebelum membelok ke arah utara.

 

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X