MEDIA24.ID, JABODETABEK - Sebanyak 16.000 jiwa terdampak banjir besar yang melanda Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (4/3/2025).
Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan posko pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum di setiap kecamatan untuk membantu warga yang terkena dampak.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyatakan bahwa tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi warga, terutama di wilayah dengan arus air deras.
"Kurang lebih 16.000 jiwa terdampak. Kami berupaya mengevakuasi, dan saat ini sudah ada sekitar 100 orang yang mengungsi," ujarnya saat meninjau banjir di Pondok Gede Permai, Jatiasih.
Baca Juga: Jembatan Penghubung Karawang-Bogor Amblas, Warga Terpaksa Putar Puluhan Kilometer
Bantuan perahu karet dari TNI dan Polri masih kurang, terutama karena derasnya arus air.
"Kami membutuhkan perahu karet bermotor, karena yang manual cukup riskan," tambah Harris.
Banjir ini terjadi akibat curah hujan tinggi serta luapan dari hulu Kali Bekasi. Debit air pada Selasa pagi mencapai 875 sentimeter, menyebabkan permukiman warga terendam.
Hingga kini, pemerintah terus berupaya menangani dampak banjir dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Artikel Terkait
Libur Lebaran 2025 Anak Sekolah Dipercepat jadi 21 Maret! Ini Penjelasan Mendikdasmen
Longsor di Batutulis Bogor, Simak Rekayasa Arus Lalu Lintas yang Diberlakukan
Jembatan Penghubung Karawang-Bogor Amblas, Warga Terpaksa Putar Puluhan Kilometer