kampus

Sociopreneur UGM 2024, Kembangkan 9 Startup Atasi Sampah di Yogyakarta

Sabtu, 22 Juni 2024 | 18:18 WIB
Sociopreneur UGM 2024, Kembangkan 9 Startup Atasi Sampah di Yogyakarta. (Foto UGM)

MEDIA24.ID, YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada mengembangkan 9 startup yang berusaha memberi solusi masalah sampah di Yogyakarta dalam program Sociopreneur UGM 2024. 

Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM Hempri Suyatna mengatakan kampus mendorong mahasiswa menciptakan solusi inovatif pada masalah-masalah masyarakat. 

“Mahasiswa dilatih tidak hanya berbisnis, tapi juga peka pada masalah lingkungan, termasuk sampah di Yogyakarta,” ujar dia dalam siaran pers yang diterima Media24.id

Sampah kini menjadi krisis di Yogyakarta setelah TPA Piyungan ditutup karena sudah mencapai kapasitas maksimalnya. 

Baca Juga: Lolos UTBK SNBT 2024 di UGM? Kalian Wajib Siapkan Dokumen Ini untuk Daftar Ulang

Di Yogyakarta kini banyak terlihat timbunan sampah sementara yang menyebabkan masalah lingkungan. 

Seleksi program Program Sociopreneur UGM diikuti oleh 49 tim dan akhirnya terpilih 9 pemenang. 

Para pemenang akan mendapat pendanaan dan pelatihan dari mentor yang berpengalaman. 

“Agar para pemenangan ini bisa mengimplementasikan proyek usulan mereka. Kita pastikan pemenangan bisa merealisasikan visi mereka,” ujar dia. 

Daftar Pemenang Sociopreneur UGM 2024 

Usaha Biover Center 

Tim ini akan melakukan budidaya maggot/larva soldier fly untuk mewujudkan konsep sosial "zero waste". 

Sampah organik dan sisa makanan diolah secara efisien untuk dijadikan pakan maggot yang akan dijual dalam bentuk kering.  

Produk lain dari maggot ini adalah suplemen protein hewan ternak atau Suplemen MaNaX. Bahan ini berguna untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas ternak. 

Baca Juga: UGM Gelar Kompetisi Panahan Nasional, Perebutkan 64 Medali pada 8 Kategori 

Dplasticer dan Lanely 

Tim Dplasticer menawarkan pengelolaan limbah plastik menjadi bahan bangunan dan furniture. 

Halaman:

Tags

Terkini