Update Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi: 5 Korban Tewas, 4 Orang Masih dalam Pencarian

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Senin, 10 Maret 2025 | 21:27 WIB
peristiwa bencana banjir yang melanda wilayah Sukabumi, Jawa Barat (Istimewa)
peristiwa bencana banjir yang melanda wilayah Sukabumi, Jawa Barat (Istimewa)

MEDIA24.ID, SUKABUMIBencana banjir disertai tanah longsor di sejumlah wilayah pedesaan Kabupaten Sukabumi tengah menyita perhatian publik Tanah Air, pada Senin, 10 Maret 2025.

Terkini, kondisi bencana tanah longsor berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan 3 kecamatan yang masih dalam masa tanggap darurat, yakni Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kecamatan Simpenan, dan Kecamatan Lengkong.

Adapun, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 5 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya masih dalam pencarian akibat banjir disertai tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga: Insiden Banjir di Bandung, 4 Kecamatan Terendam Akibat Luapan Sungai Citarum dan Cikapundung

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan korban hilang hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

"Korban hilang sampai saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan," kata Abdul dalam keterangan resmi di Jakarta, pada Minggu, 10 Maret 2025.

Data terkini jumlah kawasan terdampak bencana, yakni 12 desa dilanda banjir dan 30 desa di 22 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dilanda tanah longsor.

Baca Juga: Sambut Laga Timnas Indonesia Vs Bahrain di SUGBK, Tiket Sudah Terjual Habis

Di sisi lain, bencana banjir telah surut total di seluruh wilayah terdampak, namun Tim SAR hingga kini masih berada di lokasi kejadian untuk upaya tanggap darurat.

"Banjir sudah surut total namun tim masih di lapangan untuk upaya tanggap darurat," ujar Abdul.

Abdul juga mengungkapkan terkait upaya mempercepat proses pencarian korban hilang, penanganan pengungsi, sekaligus pemulihan dampak kerusakan lingkungan akibat bencana di Sukabumi.

"Pemerintah kabupaten juga sudah mengerahkan alat berat, berupa ekskavator hingga mengaktifkan tiga posko darurat," tandasnya.***

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X