MEDIA24.ID, BOGOR- Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzoeki Mahdi Bogor, Jawa Barat, membuka pelayanan bagi pecandu judi daring atau judi online sebagai penanganan adiksi perilaku.
Dirut RSJ Marzoeki Mahdi dr Nova Riyanti Yusuf mengatakan, program penanganan adiksi perilaku ini dari awal sudah berjalan. Namun akan ditambah di Instalasi Pemulihan Ketergantungan NAPZA.
"Nanti kita lebih 'official' saja menampilkan sebagai bahwa ini bukan hanya instalasi penyalahgunaan NAPZA, tetapi juga ada penanganan adiksi perilaku," kata Nova di Kota Bogor, Jumat (21/6/2024)
Baca Juga: Siap-siap! Bikin SIM Harus Punya BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2024
Lebih lanjut, Nova menyampaikan, RSJ Marzoeki Mahdi termasuk tim medis dan keperawatan telah berdiskusi panjang untuk menghadapi fenomena kecanduan judi online ini.
Di mana kecanduan judi online berkaitan dengan adiksi atau kecanduan dalam konteks perilaku.
"Selama ini kan kita terbiasa dengan NAPZA kan ya, nah ini yang perilaku nih. Seperti penggunaan gadget kan, bermain game, ada yang seks dan pornografi, judi, termasuk belanja ya," sebut dia.
Baca Juga: Menkes Pertimbangkan Tarif Tunggal BPJS Kesehatan
la menjelaskan, fenomena kecanduan judi online tidak bisa diabaikan.
Nova menyebut, kecanduan judi online ini termasuk dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) V, dan sudah masuk dalam kategori gambling disorder atau gangguan gambling.
Sejauh ini, lanjut Nova, RSJ MM telah merawat satu orang pasien kecanduan judi online. Namun tak dipungkiri banyak pasien yang melakukan rawat jalan.
"Karena ada yang datang dengan cemas ya keluhannya. Kemudian masalah kepribadian dan itu semua masuk dalam payung besar gangguan jiwa," tandasnya.
Artikel Terkait
Kabar Gembira! Pemerintah akan Tambah Jenis Obat yang Ditanggung BPJS Kesehatan