MEDIA24.ID - Kepolisian masih menyelidiki kasus kematian wanita berinisial ENS (30) asal Medan, Sumatera Utara, yang dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik di kawasan Beji, Kota Depok.
Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari dua orang saksi. Selain itu, polisi berencana memeriksa dokter yang menangani korban untuk memastikan kelayakan dan izin praktiknya.
"Kami ingin memastikan kapasitas dokter yang melakukan penanganan, apakah mempunyai izin dan keahlian di bidang itu atau tidak," ujar Arya Perdana, belum lama ini
Arya juga menyebutkan bahwa hingga saat ini, Polres Metro Depok belum menerima laporan resmi dari keluarga korban terkait dugaan kematian ENS. Informasi sementara menunjukkan bahwa korban adalah perempuan asal Medan.
"Sampai saat ini belum ada laporan resmi dari keluarga korban atas kejadian ini," jelasnya.
Meski belum ada laporan resmi, Kapolres Metro Depok menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk menangani kasus yang telah viral di media sosial ini.
Saat ini, sejumlah keterangan sedang dikumpulkan guna mengungkap penyebab kematian korban.
"Kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini dan mendalami penyebab kematian korban," tukasnya.
Artikel Terkait
Ismail Haniyeh Tewas dalam Serangan Israel, Hamas : Perang Besar-besaran akan Pecah
Kapolda Metro Jaya Apresiasi Personel Berprestasi di Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2024
Selebgram Ella Nanda Sari Hasibuan Meninggal Diduga Akibat Malpraktik Sedot Lemak, Usut Diusut Klinik WSJ Beauty Depok Pernah Bermasalah