Viral Penari Bali Dicium Pria Tak Dikenal, Ekspresi Wajah pun Mendadak Berubah

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Selasa, 24 September 2024 | 21:58 WIB
Penari Bali (Instagram )
Penari Bali (Instagram )

MEDIA24.ID, JAKARTA-Insiden tak terduga yang dialami seorang penari Bali. Dalam video yang diunggah akun Instagram @jeg.bali_ pada Senin, 23 September 2024, ini mendadak viral.

Video tersebut, tampak seorang penari berkebaya merah lengkap dengan atribut tariannya yang tiba-tiba dicium oleh seorang pria tak dikenal, saat ia sedang asyik menari di atas panggung. Kejadian ini mengejutkan banyak orang dan langsung mendapat perhatian netizen.

Dalam rekaman itu, penari Bali tersebut tengah membawakan tari bumbung dengan penuh keanggunan, namun pelaku secara tiba-tiba mendekatinya dan mencium dari arah belakang.

Baca Juga: Viral Boneka Labubu Dipopulerkan Lisa Blackpink, Mau Tahu Berapa sih Harganya?

Penari sempat terhenti beberapa detik, ia terlihat terkejut dan masih mencerna apa yang baru saja terjadi. Namun, dengan sikap profesional, ia kembali melanjutkan tariannya meski ekspresinya berubah.

Senyum yang sebelumnya terpancar dari wajahnya langsung hilang, digantikan dengan raut datar, membuat netizen menyadari adanya perubahan emosional yang mendalam.

Sementara penari tersebut berusaha melanjutkan performanya dengan penuh dedikasi, pelaku justru tampak masih tersenyum setelah melakukan aksinya.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 4,9 Guncang Gianyar Bali, Dirasakan Hingga Denpasar

Video tersebut disertai dengan keterangan dari akun @jeg.bali_ yang menulis, "Viral penari joged bumbung tiba tiba didorong dari belakang oleh seorang pria. Sontak raut wajah penari cantik ini langsung berubah." Insiden ini pun menuai berbagai reaksi keras dari netizen yang mengecam perilaku pelaku

Sebagai informasi, tari bumbung yang dibawakan oleh penari tersebut merupakan bagian dari upacara Tigang Sasih, sebuah tradisi Hindu di Bali yang bertujuan untuk membersihkan tubuh bayi dari kotoran yang masih melekat sejak lahir.

Kehadiran penari dalam upacara tersebut bertujuan sebagai hiburan bagi pelaksana upacara dan tamu undangan. Namun, saat memberikan hiburan, penari tersebut justru menjadi korban dari tindakan yang tidak terpuji.

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X