Baznas dan BSI Luncurkan Green Zakat Framework untuk Zakat Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Sabtu, 2 November 2024 | 22:05 WIB
Baznas, Green Zakat Framework (Dok Baznas)
Baznas, Green Zakat Framework (Dok Baznas)

MEDIA24.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) telah meluncurkan inisiatif baru bertajuk Green Zakat Framework, sebuah kerangka kerja yang menyatukan zakat dan keberlanjutan lingkungan.

Program ini mengajak masyarakat untuk memandang zakat tidak hanya sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, tetapi juga sebagai alat pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (2/11/2024) ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Deputi I Baznas RI Bidang Pengumpulan M Arifin Purwakananta dan Senior Vice President ESG Group BSI Rima Dwi Permatasari.

Peluncuran ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Ketua Dewan Penasihat World Zakat and Waqf Forum (WZWF), Prof (HC) Dr Zainulbahar Noor, SE, MEc, dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur.

Baca Juga: Sopir Truk Tabrak Puluhan Kendaraan di Tangerang, Positif Narkoba dan Diamuk Massa

Deputi I Baznas RI M Arifin Purwakananta menyampaikan bahwa Green Zakat Framework ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang peran zakat dalam keseimbangan lingkungan.

“Melalui program ini, zakat diharapkan dapat memainkan peran penting dalam kesejahteraan lingkungan, sesuai ajaran Islam yang mengajarkan tanggung jawab menjaga alam,” ujar Arifin.

Arifin menambahkan bahwa program ini akan melibatkan masyarakat dalam berbagai proyek keberlanjutan, seperti energi terbarukan, rehabilitasi lahan, dan pengelolaan sumber daya alam.

Tak hanya untuk mustahik, program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menjaga keseimbangan ekologi.

Baca Juga: Pria Warga Negara Swiss Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Tanjung PriokBaca Juga: Pria Warga Negara Swiss Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Tanjung Priok

Rima Dwi Permatasari, perwakilan dari BSI, menyampaikan harapannya agar program Green Zakat Framework mampu meningkatkan relevansi zakat di era modern.

“Dengan menghubungkan zakat dengan isu-isu lingkungan global, kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif, baik bagi kesejahteraan masyarakat maupun keberlanjutan lingkungan,” ungkap Rima.

Melalui kerangka ini, Baznas dan BSI berharap agar kesadaran tentang zakat sebagai instrumen untuk kebaikan lingkungan bisa semakin meluas, sehingga zakat tidak hanya berperan dalam membantu sesama, tetapi juga menjadi bagian dari solusi menjaga bumi.

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X