Catat! Ini Keinginan Besar Presiden Prabowo Terhadap PNS

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Rabu, 20 November 2024 | 08:39 WIB
PNS  (Dok. BKN)
PNS (Dok. BKN)

MEDIA24.ID, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto menginginkan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mampu memegang peran sebagai agen transformasi di tengah arah perubahan global yang cepat dan disruptif.

Arahan Prabowo tersebut disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di hadapan 400 peserta perwakilan enabler, provider, dan user dari lembaga dan instansi pengembangan kompetensi ASN, pada pembukaan acara National Future Learning Forum 2024 di ASN Corporate University, Jakarta.

ASN tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan, namun juga sebagai penggerak perubahan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: IKN Siap Huni ASN Mulai 2025, Basuki Hadimuljono Sebut Hal Ini

"Sebelumnya, Presiden juga telah menyampaikan instruksi terkait reformasi birokrasi meliputi peningkatan responsivitas birokrasi, perbaikan pelayanan publik, pemanfaatan teknologi dan peningkatan kompetensi. Maka dari itu, transformasi ASN menjadi hal penting yang harus menjadi fokus kita kedepannya," ujar Rini dikutip Rabu (20/11/2024).

Rini menggarisbawahi tiga langkah strategis transformasi ASN, yakni adaptasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan pembelajaran sepanjang hayat.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, menuntut ASN harus menguasai teknologi mutakhir, seperti kecerdasan buatan, big data analytics, dan sistem digital lainnya untuk meningkatkan efektivitas kerja. 

Baca Juga: 229 Ribu ASN Berpotensi Pindah Kementerian, Menpan RB Pastikan Tukin Sesuai Instansi Asal

Kolaborasi antar-sektor diperlukan untuk mendukung pembangunan yang inklusif. Kemitraan ini diwujudkan dengan menjalin sinergi antara pemerintah, swasta, NGO, dan akademisi.

Dia juga menekankan bahwa kolaborasi pentahelix, yang melibatkan pemerintah, swasta, media, akademisi, dan masyarakat, diperlukan untuk membangun ekosistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.

ASN didorong untuk terus belajar dan berinovasi sepanjang ia mengabdi untuk negara. Mereka dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. 

"Sebagai bagian dari transformasi ini, pemerintah juga tengah mengembangkan portal layanan ASN berbasis digital yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi, seperti SIASN, MyASN, E-Kinerja BKN, dan SIBANGKOM ASN LAN. Portal ini akan mendukung pengelolaan ASN secara komprehensif, mulai dari perencanaan hingga penghargaan," jelasnnya.

"Transformasi ASN adalah tanggung jawab bersama. Dengan inovasi dan kolaborasi, kita dapat menciptakan ASN yang mampu memimpin perubahan menuju visi Indonesia Emas 2045."

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X