Terima Kasih TNI-Polri, Pilkada Jakarta 2024 Berjalan Aman dan Kondusif

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Sabtu, 30 November 2024 | 22:59 WIB
Pertemuan antara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3 yakni Pramono Anung dan Rano Karno dengan Anies Baswedan (Instagram aniesbaswedan)
Pertemuan antara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3 yakni Pramono Anung dan Rano Karno dengan Anies Baswedan (Instagram aniesbaswedan)

MEDIA24.ID - Bendahara Tim Pemenangan pasangan Pramono Anung-Rano Karno, Charles Honoris, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat TNI-Polri yang telah sukses menjaga stabilitas keamanan selama Pilkada Jakarta 2024.

Menurutnya, profesionalisme aparat menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib di tengah dinamika politik yang sempat memanas.

"Kami mengapresiasi TNI-Polri yang telah menjalankan tugasnya secara profesional demi memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan sesuai aturan. Stabilitas keamanan yang terjaga menjadi bukti nyata keberhasilan mereka," ujar Charles di Jakarta, Sabtu (30/11/2024). 

Baca Juga: Tahun 2025, KJP Tetap Diprogramkan Pemprov DKI

Charles menegaskan, netralitas TNI-Polri sepanjang Pilkada sangat terasa, membuat masyarakat Jakarta bisa menggunakan hak pilihnya tanpa tekanan.

"Berkat pengamanan yang kondusif, rakyat Jakarta bebas memilih. Kemenangan Pram-Doel di satu putaran adalah kemenangan untuk seluruh warga Jakarta," tambahnya.

Selain itu, Charles juga berharap aparat tetap mengawal proses rekapitulasi suara yang masih berlangsung. Menurutnya, menjaga stabilitas hingga akhir tahapan Pilkada menjadi tanggung jawab bersama.

"Mari kita rawat kondusifitas ini hingga seluruh proses Pilkada selesai. Sejarah akan mencatat Pilkada Jakarta 2024 sebagai pesta demokrasi yang damai dan berintegritas," tegasnya. 

Baca Juga: Pramono Anung-Rano Karno Deklarasikan Kemenangan Pilkada Jakarta 2024

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, menyoroti anomali yang terjadi di Pilkada Banten 2024.

Ia menyebut adanya dugaan penyalahgunaan kekuasaan oleh oknum aparat dan ASN yang mencederai demokrasi. 

"Cara-cara seperti ini tidak bisa ditolerir. Demokrasi harus berjalan tanpa campur tangan kekuasaan yang merugikan pihak tertentu," ujar Basarah.

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X