Pemerintah Besok Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Minggu, 5 Januari 2025 | 23:07 WIB
Pemerintah Besok Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis  (Dok. Setpres)
Pemerintah Besok Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis (Dok. Setpres)

MEDIA24.ID, JAKARTA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diluncurkan pemerintah mulai Senin (6/1/2025) besok.

Progam ini digadang-gadang sebagai langkah besar dalam sejarah kebijakan sosial Indonesia untuk mengatasi malnutrisi dan stunting serta memperkuat ekonomi lokal.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi, menyatakan program ini menargetkan pemberian makanan bergizi kepada pelajar di sekolah, ibu hamil, dan balita secara bertahap.

Baca Juga: Coba Rubah Kebiasaan Konsumsi 5 Makanan Ini, untuk Menghilangkan Perut Buncit

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari Badan Gizi Nasional, besok itu akan ada 190 SPPG atau dapur MBG yang beroperasi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (5/1/2024) malam.

Ia mengatakan, setiap dapur MBG akan dipimpin oleh satu orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia yang dikirimkan langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Bersama dengan itu, Hasan menjelaskan, akan ada satu orang ahli gizi di setiap dapur MBG dan satu orang akuntan yang memastikan bahwa prosedur program berjalan dengan benar, mulai dari gizi hingga pengelolaan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Cegah Stunting dan Perceraian, Kemenag Ajak Mahasiswa Jadi Agen Cegah Kawin Anak

Hasan berharap, program ini bisa berkembang pesat hingga akhir 2025 dengan target 5.000 dapur MBG yang mampu melayani hingga 20 juta penerima manfaat.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya efek domino dari program ini dalam menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, peternak, dan nelayan sebagai rantai pasok.

"Pak Prabowo pernah menyampaikan bahwa ini bukan sekadar program, tetapi investasi masa depan untuk menciptakan Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Program ini diproyeksikan untuk memenuhi minimal sepertiga kebutuhan gizi harian penerima manfaat.

Pemerintah berharap MBG mampu menurunkan angka malnutrisi, mengurangi prevalensi stunting, dan meningkatkan konsentrasi belajar anak-anak Indonesia.

Hasan juga menegaskan bahwa pemerintah telah melibatkan ratusan UMKM dalam rantai pasok MBG, dan jumlahnya akan terus bertambah seiring berjalan program.

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X