Pagar Laut di Tangerang Disebut Sudah Ada sejak 2014, Menteri KKP Tegaskan Bukan PSN

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 08:09 WIB
Pagar laut yang berada di perairan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten ini memiliki bentang sepanjang 30 kilometer
Pagar laut yang berada di perairan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten ini memiliki bentang sepanjang 30 kilometer

MEDIA24.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan area pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang, Banten, bukan bagian dari proyek strategis nasional (PSN).

Pagar laut yang berada di perairan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten ini memiliki bentang sepanjang 30 kilometer.

Kini, muncul kabar terbaru yang menyebutkan bahwa pagar laut yang terbuat dari bambu itu telah ada sejak 2014, jauh sebelum proyek pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dimulai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

"Tidak. Kita sudah cek tidak. Jadi kita sudah cek dan ternyata itu di luar PSN," ujar Trenggono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2025.

Trenggono berkomitmen mengevaluasi polemik pagar laut. Dia bakal menurunkan tim untuk memastikan tak merugikan nelayan.

"Pasti nelayan menjadi prioritas kita," ujar Trenggono.

Area pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang, Banten tersebut sempat dikaitkan dengan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Baca Juga: Proses Pencarian untuk Korban Hilang di Longsor Pekalongan, Tim Gabungan Lakukan Modifikasi Cuaca

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan PIK 2 tidak pernah masuk dalam PSN. Kawasan PSN adalah ekowisata tropical coastland.

"PIK 2 tidak pernah jadi PSN. Yang menjadi PSN adalah ekowisata di sana. Coastland," ujar Airlangga.***

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X