MEDIA24.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung percepatan program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Erick menyatakan Kementerian BUMN siap menjadi sistem pendukung utama agar program ini berjalan sukses.
"Visi Bapak Presiden jelas, bagaimana program tiga juta rumah harus sukses. Sekarang tinggal misinya yang ada di Pak Ara (Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman) dan saya di Kementerian BUMN sebagai supporting system," ujar Erick usai rapat koordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/2/2025).
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 25.000 per Gram! Cek Update Terbarunya di Sini
Kolaborasi BUMN & Swasta, Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah
Erick Thohir menekankan bahwa sinergi antar-kementerian dan kolaborasi dengan sektor swasta adalah faktor utama dalam percepatan program ini. Menurutnya, langkah cepat Maruarar Sirait dalam menggandeng pelaku usaha sektor swasta sangat membantu BUMN dalam mempercepat pembangunan.
"Saya sudah berkali-kali sampaikan, ketika kerja sama lintas kementerian berjalan baik, apalagi dengan langkah Pak Ara yang cepat memberikan solusi, kami sebagai supporting system pemerintah merasa sangat dimudahkan," tegas Erick.
Tak hanya itu, Erick optimistis program ini dapat terealisasi dengan dukungan penuh dari BUMN, swasta, serta peran Bank Indonesia dalam menciptakan ekosistem pendanaan yang lebih terjangkau.
"Para pengembang sudah bekerja sama secara terbuka dengan Himbara dan Perumnas, dan nantinya akan ada dorongan dari Bank Indonesia untuk membangun sistem pendanaan yang memudahkan akses masyarakat," lanjutnya.
Baca Juga: Menyambut HPN 2025, DPRD Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 09 Februari 2025
123 Ribu Rumah di 792 Hektare Lahan Siap Dibangun
Dalam pertemuan tersebut, Erick menyampaikan bahwa Kementerian BUMN siap mendukung pembangunan rumah di lahan seluas 792 hektare dengan kapasitas 123 ribu unit rumah di lima lokasi yang sudah clean and clear.
"Kami akan fokus pada lahan yang telah siap dikembangkan ini. Dalam waktu dekat, kami akan dorong dan tinjau langsung untuk memastikan percepatan pembangunan," kata Erick.
Sebagai langkah konkret, Perumnas ditunjuk sebagai Project Management Office (PMO) untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana. Selain itu, Erick menekankan pentingnya transparansi dalam kerja sama antara BUMN dan sektor swasta, agar proyek ini memiliki payung hukum yang jelas dan berjalan dengan profesional.
"Saya yakin, dengan kerja sama yang solid antara swasta besar, menengah, kecil, dan BUMN, target tiga juta rumah akan tercapai demi kesejahteraan rakyat Indonesia," pungkasnya
Artikel Terkait
Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025 Digelar Besok, Layar Raksasa Dipasang di 3 Titik
Menyambut HPN 2025, DPRD Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 09 Februari 2025
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 25.000 per Gram! Cek Update Terbarunya di Sini