MEDIA24.ID, NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto memberikan gestur positif saat ditanya terkait revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).
Momen ini terjadi setelah Prabowo meresmikan pabrik pemurnian emas milik PT Freeport Indonesia, Senin (17/3/2025).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan smelter ini adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah terhadap hilirisasi sumber daya alam di Indonesia.
"Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk tambang kita dan memperkuat perekonomian nasional," ujarnya.
Baca Juga: Rafael Struick Siap Tempur! Indonesia Targetkan Tiga Poin Lawan Australia
Namun, usai membahas smelter, Prabowo mendapat pertanyaan dari awak media terkait RUU TNI yang tengah hangat diperbincangkan.
Alih-alih memberikan pernyataan panjang, Prabowo memilih tersenyum sembari melambaikan tangan dan mengangkat kedua jempolnya.
"Terima kasih," ucap Prabowo singkat dengan nada ramah, menutup interaksinya dengan wartawan.
Sikap Prabowo ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik terkait pandangannya terhadap revisi UU TNI. Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh pemerintah mengenai posisi mereka terhadap wacana tersebut.
Langkah revisi UU TNI sendiri menuai berbagai tanggapan dari masyarakat dan pengamat politik.
Banyak yang menantikan kejelasan sikap pemerintah, terutama dalam menjaga profesionalisme dan netralitas institusi militer di Indonesia.