nasional

BMKG Ingatkan Kondisi Siaga! Kemarau Ancam Wilayah Selatan Indonesia

Jumat, 19 Juli 2024 | 07:41 WIB
BMKG Ingatkan Kondisi Siaga! Kemarau Ancam Wilayah Selatan Indonesia (Foto: dok)

MEDIA24.ID, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya ancaman kondisi di saat musim kemarau melanda Indonesia.

BMKG mengimbau agar menghindari aktivitas luar ruangan. Terutama pada saat sinar matahari berada pada waktu terpanasnya. Yaitu, pukul 11.00-15.00.

BMKG juga menyarankan agar melindungi diri dari paparan langsung sinar matahari. Dan menjaga kecukupan cairan tubuh agar tak mengalami dehidrasi dan kondisi buruk lainnya.

Baca Juga: BMKG Tegaskan Udara Dingin Bukan karena Aphelion

Hal itu disampaikan dalam rilis Prospek Cuaca Mingguan periode 19-25 Juli 2024, yang dipublikasikan hari ini, Rabu (18/7/2024), di situs resmi BMKG.

BMKG memperingatkan kondisi siaga musim kemarau. Di mana, saat ini, wilayah Indonesia khususnya bagian selatan masih mengalami musim kemarau.

"Sejak tiga hari terakhir, cuaca cerah mendominasi hampir di seluruh pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi bagian selatan," tulis BMKG.

Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Udara Dingin di Indonesia: Bukan Karena Aphelion

"Siaga musim kemarau. Udara dingin dan angin kencang mengancam," tambah BMKG mengingatkan.

Namun, lanjut BMKG, potensi hujan dengan intensitas signifikan masih dapat terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dalam sepekan ke depan.

Penyebabnya, ada kombinasi fenomena-fenomena cuaca, seperti aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin yang mendukung potensi pertumbuhan awan hujan. Juga tekanan rendah, intrusi udara, kecepatan angin, serta labilitas lokal kuat.

Secara umum, kombinasi fenomena-fenomena cuaca tersebut diprakirakan menimbulkan potensi cuaca signifikan pada periode 18 - 25 Juli 2024, berupa:

Potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terdapat di wilayah Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Potensi angin kencang terdapat di wilayah Banten, Jawa Barat, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua Tengah.

Halaman:

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB