MEDIA24.ID - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada hari ini Senin 17 Februari 2025 turun ke jalan menggelar aksi demo dengan seruan 'Indonesia Gelap'.
Seruan aksi 'Indonesia Gelap' yang digelar oleh BEM SI ini akan berlansung selama tiga hari mulai hari ini Senin hingga Rabu 19 Februari 2025.
Aksi demo dari BEM SI dengan seruan 'Indonesia Gelap' digelar oleh mahasiswa di seluruh Indonesia secara serentak.
Baca Juga: Kim Sae-ron Meninggal Tepat di Hari Ulang Tahun Kim Soo-hyun, Warganet Unggahan Foto Masa Lalunya
Untuk aksi demo di Jakarta, berpusat di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Dilansir dari laman Instagram @bemsi.official Berdasarkan informasi dari media sosial Instagram @bemsi.official, selain di Jakarta BEM SI menggelar demo yang berlangsung hari ini di Bandung, Lampung, Surabaya, Malang, Samarinda, Banjarmasin, Aceh, dan Bali.
Lalu dilanjutkan demo serentak yang digelar pada Selasa dan Rabu, 18-19 Februari 2025 di Jakarta, Pontianak, Jambi, Kepulauan Riau, Riau, Malang, Sumut, Yogyakarta, Semarang, Palangkaraya, Padang dan Makassar.
Dalam seruannya, BEM SI turut mengajak warga sipil, pemuda dan mahasiswa bersatu turun ke jalan menyerukan hak-hak rakyat.
Baca Juga: Jelang Pelantikan, 481 Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada Ikuti Pengarahan di Monas
Dalam aksi 'Indonesia Gelap', mereka menyerukan sejumlah tuntutan yang salah satunya adalah mendesak Presiden RI Prabowo Subianto mencabut kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan di sejumlah kementerian, lembaga dan mitra.
Adapun dampak dari efisiensi anggaran yang dilakukan Prabowo yakni adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Satu, menuntut presiden mencabut Inpres no 1 tahun 2025 yang merugikan rakyat. Dua, transparansi status pembangunan," kata Ketua BEM SI Herianto, Senin 17 Februari 2025.
Baca Juga: International Undergraduate Program UGM Yogyakarta, Bisa Double Degree dan Fast Track
Lalu BEM SI juga menuntut pemerintah untuk mengungkap transparansi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Isu lainnya yang dibawa BEM SI adalah menolak revisi UU Minerba, menolak dwifungsi TNI, dan meminta aparat segera menangkap dan mengadili Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Dan berikut lima tuntutan yang dibawa BEM SI dalam aksi seruan 'Indonesia Gelap':