MEDIA24.ID, OLAHRAGA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan pesan optimisme menyusul hasil undian putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam undian tersebut, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama dua tim kuat, yakni Arab Saudi dan Irak—masing-masing menempati peringkat FIFA ke-59 dan ke-58 dunia.
Meski dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah, Erick Thohir mengajak publik sepak bola Indonesia untuk tetap memberikan dukungan penuh dan tidak larut dalam pesimisme.
“Jangan patah arang. Lawan kita memang tangguh, tapi bukan berarti tidak bisa kita hadapi. Kita harus tetap percaya pada kemampuan skuad Garuda,” ujar Erick Thohir, dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Sediakan Antrean Khusus untuk Cek Kesehatan Gratis, Targetkan 9,2 Juta Warga
Putaran keempat ini dijadwalkan mulai bergulir pada Oktober 2025, dan menjadi tahap krusial bagi Timnas Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya dalam mimpi menembus Piala Dunia 2026.
Erick Thohir juga menegaskan bahwa persiapan tim akan dimaksimalkan, termasuk melalui laga uji coba internasional dan peningkatan intensitas latihan.
Menurutnya, semangat dan konsistensi akan menjadi kunci utama Garuda dalam menghadapi kekuatan Arab Saudi dan Irak yang telah memiliki pengalaman di panggung dunia.
“Kalau kita ingin naik level, kita harus berani melawan yang terbaik. Jangan cuma berani ketika lawan lebih lemah. Justru ini momentum untuk menunjukkan bahwa kita siap bersaing di level tertinggi,” tegasnya.
Baca Juga: Kemendikdasmen Tegaskan Tak Ada Kurikulum Baru di Tahun Ajaran 2025
Hasil undian ini sekaligus menantang pelatih Shin Tae-yong untuk kembali membuktikan sentuhannya yang telah membawa banyak perubahan positif bagi skuad Merah Putih. Dukungan publik Tanah Air diharapkan menjadi energi tambahan dalam perjuangan Timnas menuju pentas dunia.
Dengan semangat “Garuda Mendunia”, PSSI menargetkan agar Timnas Indonesia dapat terus berkembang dan melangkah sejauh mungkin dalam kualifikasi ini, meski lawan yang dihadapi berasal dari kasta atas Asia.
Artikel Terkait
Kemendikdasmen Tegaskan Tak Ada Kurikulum Baru di Tahun Ajaran 2025
SBY Jalani Perawatan di RSPAD Gatot Soebroto
Pemprov Jakarta Sediakan Antrean Khusus untuk Cek Kesehatan Gratis, Targetkan 9,2 Juta Warga