olahraga

Aji Santoso Nilai Pernyataan Shin Tae-yong Jadi Tekanan Halus bagi PSSI

Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:42 WIB
Potret mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang kini pulang kampung ke Korea Selatan (Korsel), pada Minggu, 26 Januari 2025 (Instagram.com/@shintaeyong7777)

MEDIA24.ID, OLAHRAGA - Legenda timnas Indonesia, Aji Santoso, menilai pernyataan Shin Tae-yong (STY) terkait kesiapannya kembali melatih timnas Indonesia sebagai bentuk tekanan halus terhadap PSSI.

Nama Shin Tae-yong kembali ramai dibicarakan publik setelah PSSI memecat Patrick Kluivert, yang gagal membawa skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026.

Situasi tersebut membuat banyak pihak, termasuk suporter, menyerukan agar STY kembali menangani tim nasional.

Baca Juga: 24 Trayek Angkot di Bogor Mogok Beroperasi, Pemkot Tanggapi Aspirasi Para Sopir

Shin Tae-yong sendiri telah menyatakan kesiapannya kembali melatih Indonesia, asalkan ada permintaan resmi dan sungguh-sungguh dari PSSI. Namun, menurut Aji Santoso, pernyataan tersebut justru dapat menimbulkan kesan kurang simpatik bagi federasi sepak bola nasional itu.

“Menurut saya, komentar STY seperti itu bisa menimbulkan sesuatu yang kurang simpatik terhadap manajemen PSSI. Itu merupakan bentuk pressure secara halus,” ujar Aji Santoso dalam program Sapa Indonesia Kompas TV, Kamis (23/10/2025).

Aji juga menilai PSSI tentu memiliki alasan tersendiri ketika memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya. Ia menyebut, ada sejumlah persoalan internal yang mungkin terjadi di tubuh timnas saat Shin Tae-yong masih menjabat.

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis Hadiah Ulang Tahun, Berlaku untuk Semua Warga Indonesia

“Yang saya dengar, para pemain sempat melakukan rapat atau meeting sendiri tanpa sepengetahuan STY. Itu artinya ada masalah di dalam tim. Dan bagi seorang pelatih, hal itu merupakan pukulan telak,” ungkap mantan pelatih timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya tersebut.

Lebih lanjut, Aji menilai komentar Shin Tae-yong seharusnya lebih diplomatis. Menurutnya, pelatih berusia 54 tahun itu sebaiknya menolak berkomentar dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada PSSI.

“Kalau STY menolak berkomentar dan menyerahkan semuanya kepada PSSI, itu justru akan membuatnya lebih simpatik di mata publik dan pengurus,” tutur Aji.

Baca Juga: Presiden Lula Ajak Indonesia Perbarui Kemitraan Strategis 17 Tahun Lalu dengan Brazil

Saat ini, PSSI masih mempertimbangkan sosok pengganti Patrick Kluivert, sementara tekanan publik untuk mendatangkan kembali Shin Tae-yong semakin kuat.

Namun, pernyataan Aji Santoso menjadi pengingat bahwa dinamika internal dan keputusan federasi tidak semata didorong oleh opini publik, melainkan juga oleh pertimbangan profesional dan manajerial.

Tags

Terkini

Marco Bezzecchi Menang di MotoGP Brasil 2026

Senin, 23 Maret 2026 | 07:05 WIB