MEDIA24.ID - ALVA, sebagai perusahaan lifestyle mobility solution, pemimpin lokal elektrifikasi kendaraan dua roda.
ALVA mengumumkan kolaborasi strategis dengan Google Cloud yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, loyalitas, dan permintaan terhadap kendaraan roda dua listriknya.
ALVA telah memilih Google Cloud sebagai penyedia layanan cloud, utamanya dan memanfaatkan infrastruktur AI yang dioptimalkan terbaik di kelasnya.
Baca Juga: Kebakaran Mal Citraland Lantai 5 dan 6, Kerugian Ditaksir Rp5,6 Miliar
Serta cloud data dan teknologi AI untuk mendorong inovasi yang terarah, pada empat pilar utama yaitu memajukan upaya R&D yang terarah.
Meningkatkan tim customer service dengan insights pelanggan yang dipersonalisasi, meningkatkan produktivitas staf penjualan, dan meningkatkan upaya pemasaran melalui pembuatan konten yang relevan secara lokal.
Purbaja Pantja, Chief Executive Officer, ALVA mengatakan, “Elektrifikasi mengubah sektor mobilitas dan kami bertujuan untuk menjadikan satu dari setiap tiga kendaraan roda dua listrik di Indonesia sebagai kendaraan ALVA dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Baca Juga: Kabar Gembira tentang Single Salary Diungkap Menpan RB
Teknologi data cloud dan AI dari Google Cloud sangat penting dalam membantu kami mendapatkan insights berbasis data yang akan memandu R&D dan pengalaman di setiap touchpoint dalam journey pelanggan, yang pada akhirnya mempercepat adopsi dan permintaan terhadap kendaraan listrik (EV).”
Membuat platform data terpadu untuk membuka insights bertenaga AI Untuk membangun dasar pendekatan berbasis data terhadap pengalaman pelanggan,
ALVA menggunakan platform data terintegrasi terdepan dari Google Cloud, yaitu BigQuery, untuk menggabungkan data terstruktur dan tidak terstruktur di seluruh organisasi.
Seperti data dari sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP), platform manajemen hubungan pelanggan (CRM), dan sensor IoT yang dipasang pada kendaraan roda duanya.
Serta data dari layanan lain dalam ekosistem Google yang lebih luas yang saat ini digunakan oleh ALVA, seperti Google Ads, Google Maps, dan Android Auto.
Pendekatan terbuka Google Cloud terhadap data memungkinkan basis data ALVA terhubung dengan mitra eksternal, sehingga semua data relevan dapat dikumpulkan dalam satu platform untuk visibilitas.