MEDIA24.ID, JAKARTA – Ajaran agama yang konservatif ternyata bisa membentuk perilaku individu yang tidak ramah pada lingkungan hidup, menurut penelitian dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta).
Namun di sisi lain, agama juga berperan membentuk komitmen dalam perilaku pro-lingkungan baik di level individu maupun publik yang melibatkan lebih banyak orang lagi.
Dalam survei Religious Environmentalism Actions (REACT) ditemukan adanya pandangan bahwa manusia adalah penguasa yang bisa melakukan apa saja terhadap alam demi kepentingan mereka.
“Nilai ajaran tersebut membentuk perilaku individu yang cenderung kurang ramah terhadap lingkungan, baik dalam gaya hidup individu maupun aktivisme lingkungan di ruang publik.” ujar ujar Iim Halimatusa’diyah, Koordinator Survei Nasional REACT – PPIM UIN Jakarta dalam pers rilis Peluncuran Survei Nasional REACT di Ashley Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (24/7).
Survei ini mewawancarai sebanyak 3.397 responden di semua provinsi pada 1 Maret - 21 April 2024 dengan margin of error (MoE) 2 - 4% pada tingkat kepercayaan 95%.
Survei secara umum memperlihatkan bahwa muslim Indonesia semakin tahu tentang perubahan iklim atau sebanyak 70,43%. Muslim juga yakin bahwa saat ini sedang terjadi perubahan iklim.
Baca Juga: Pelajari Manajemen Bencana, 2 Mahasiswi Fikes UIN Jakarta Dikirim ke Jepang
Muslim di Indonesia juga mulai mengkhawatirkan isu kerusakan lingkungan dan melihat manusia sebagai penyebab kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.
Muslim di Indonesia juga mengetahui jika perubahan iklim disebabkan oleh kegiatan ekonomi seperti perkebunan sawit dan pertambangan.
Namun mereka juga setuju jika pesantren atau ormas memiliki usaha pertambangan atau perkebunan sawit untuk meningkatkan kondisi ekonomi.
Survei ini juga menemukan dilema yang dialami masyarakat Indonesia untuk memilih mengedepankan masalah lingkungan atau kepentingan ekonomi.
Baca Juga: Dorong Riset, UIN Jakarta Bangun Gedung SBSN Laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan Senilai Rp57 M
Green Islam
Survei ini juga menemukan bahwa masyarakat Indonesia masih belum familiar dengan gerakan dan isu lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai Islam atau Green Islam.
Artikel Terkait
Beberapa Film yang Wajib Disaksikan Sebelum Nonton Deadpool & Wolverine
Fitnah Akhir Zaman yang Mengerikan, Ini 9 Tanda-tanda Kemunculan Dajjal!
Hamzah Haz Dimakamkan Berdampingan dengan Makam Kedua Istrinya