Pelantikan Pengurus PPUIN 2025 Jawa Tengah dan Pembukaan Diklat Lakra Madya di Jawa Timur

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Kamis, 24 Juli 2025 | 19:50 WIB
acara pengukuhan anggota baru PPUIN  (PPUIN)
acara pengukuhan anggota baru PPUIN (PPUIN)

MEDIA24.ID, BojonegoroPengurus Pusat PPUIN (Perkumpulan Paricara Usada Indonesia) secara resmi melantik pengurus baru untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Mojokerto.

Sekaligus membuka rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Lakra Madya PPUIN yang diadakan oleh Pengurus PPUIN Jawa Timur, berlangsung pada 18-20 Juli 2025 di Bojonegoro.

Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus PPUIN pusat dan daerah, serta diikuti oleh puluhan peserta diklat dari berbagai wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sekitarnya.

Baca Juga: Sambut Hari Anak Nasional 2025, theAsianparent Bersama Youvit Luncurkan Vitamin D Plus Kids Gummy

- Momen Penting Pelantikan dan Komitmen Menjaga Marwah PPUIN

Dalam sambutannya, DR. Adrian (Ki Ara), Ketua Umum PPUIN, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan praktik pengobatan tradisional.

"Sebagai bagian dari PPUIN, kita semua bertanggung jawab untuk menjaga nama baik perkumpulan ini. Teruslah mengasah kemampuan terapi dan terapikan nilai-nilai luhur bangsa dalam setiap praktik pengobatan," tegas Ki Ara yang juga memberikan materi inti sebagai fondasi filosofi pengobatan tradisional PPUIN.

- Pelantikan Anggota Baru dan Harapan Pengawas PPUIN

Usai pelantikan pengurus, acara dilanjutkan dengan pengukuhan anggota baru PPUIN yang telah menyelesaikan program pembekalan calon anggota.

Baca Juga: Resmi Meluncur di GIIAS 2025! Polytron Hadirkan Mobil Listrik G3 Plus dengan Berikan Penawaran Menarik

Nyi Erna Setiyawati, S.E., M.M., selaku Pengawas PPUIN, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada jajaran pengurus dan anggota baru.

"Semoga pelantikan ini menjadi energi baru untuk bersinergi membesarkan PPUIN. Mari kita bersama-sama menyelenggarakan Diklat Lakra Madya di masing-masing wilayah sebagai bentuk kontribusi kita terhadap pelestarian pengobatan tradisional Indonesia," ujar Nyi Erna.

- Kurikulum Intensif Lakra Madya untuk Praktisi Berpengalaman

Handiyono Aruman, Kabid Pendidikan PPUIN, menjelaskan bahwa kurikulum Diklat Lakra Madya dirancang khusus untuk praktisi yang telah memiliki dasar keilmuan pengobatan tradisional.

Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Rabu Pagi, Abu Vulkanik Setinggi 1,6 Km dan Detuman Terdengar hingga Bukittinggi

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Gaduh, Turis Asing Ngamuk di Ciledug

Minggu, 12 April 2026 | 10:12 WIB
X