MEDIA24.ID, NGANJUK - Satu lagi kaum muda bakal meramaikan gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024.
Gus Muhammad Muhibbin Nur yang akrab disapa Gus Ibin menyatakan siap maju dalam pemilihan bupati Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Gus Ibin merupakan putra ke-4 dari KH Muhammad Nur dan Ibu Nyai H Maulidiyyatul Ummayyah selaku pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Al-Mardliyah Mojosari, Loceret, Nganjuk.
Ponpes Mojosari ini merupakan salah satu pesantren tertua di Nganjuk. Banyak tokoh-tokoh ulama yang pernah ‘Nyantri’ di sini.
Terlahir dari keluarga pesantren membuat Gus Ibin panggilan akrabnya, banyak mendapatkan ilmu agama yang kuat.
Baca Juga: Bupati Ponorogo Sugiri Tawarkan Kolaborasi dengan Promedia Gelar Pelatihan Jurnalistik
Hingga dirinya beranjak dewasa pun, masih diminta membangun Ponpes. Sehingga sebagian besar kehidupannya yakni dengan mengajar para santri.
Putuskan Maju Pilkada 3 Bulan Lalu
Saat berdiskusi dengan CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono di rumah pemenangannya, beberapa hari lalu, Gus Ibin mengungkapkan baru memutuskan maju dalam Pilkada 2024 pada 3 bulan yang lalu.
“3 bulan lalu saya tidak berfikiran dan akan mencalonkan diri sebagai calon bupati Nganjuk,” ujarnya di Loceret, Nganjuk.
Pria kelahiran 1984 ini menyampaikan, para kiai melalui hasil diskusi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) calon bupati Nganjuk harus dari kalangan sendiri.
“Dari diskusi para kiai bahwa calon bupati yang didukung harus dari Pondok Pesantren Mojosari, bukan saya ya tapi masih dari Pondok kami,” imbuhnya.
Setelah ada obrolan tersebut, ada perwakilan yang datang ke Ponpes Mojosari untuk membahas hal tersebut.
“Pembahasan tersebut diserahkan kepada ibu kami, karena banyak saudara-saudara kami di sini,” tuturnya.
Alumni D3 Agribisnis Universitas Brawijaya dan S1 Universitas Kadiri ini menyampaikan, pihak PCNU menunggu sekitar 2 minggu dan akhirnya ibu merestui.