MEDIA24.ID, MAJALENGKA - Eks Bupati Majalengka Karna Sobahi sebagai petahana harus ekstra kerja keras menjelang Pilkada 2024 yang digelar November mendatang.
Karna sebagai incumbent tampaknya akan bertemu lawan dengan kekuatan sepadan dalam kontestasi politik 5 tahunan ini.
Bupati Majalengka periode 2018-2023 ini dikuntit ketat oleh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka Eman Suherman dalam temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Sebelumnya Karna pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Majalengka selama 2 periode mulai 2008-2018. Ia juga dikenal sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka.
Baca Juga: Survei SMRC: Erwin Burase Berpeluang Menangkan Pilkada Parigi Moutong
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menjelaskan bahwa dalam simulasi terbuka tanpa daftar nama calon (top of mind), Karna Sobahi mendapat dukungan spontan 24,4 %, disusul Eman Suherman 22,3 %.
Nama-nama lainnya masing-masing mendapat dukungan spontan di bawah 2 %, sementara yang belum dapat memilih secara spontan masih sangat tinggi sekitar 44,9 %.
SMRC mengambil sampel sebanyak 410 orang dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling dengan jumlah proporsional dari populasi.
Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan ±5 % pada tingkat kepercayaan 95 %.
Baca Juga: Gerindra Umumkan Usung Ahmad Luthfi Jadi Cagub di Pilkada Jateng 2024
Semua responden diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Wawancara responden dilakukan pada 12-16 Juni 2024.
Dari selisih dukungan untuk Karna Sobahi dan Eman Suherman dalam simulasi terbuka (top of mind) bedanya hanya 2,1 %.
“Karena itu, kedua tokoh tersebut bisa dikatakan memiliki dukungan spontan yang seimbang,” ujar Deni dalam keterangan tertulis yang diterima Media24.
Artikel Terkait
Survei SMRC: Erwin Burase Berpeluang Menangkan Pilkada Parigi Moutong