MEDIA24.ID, SOLOK-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban tewas longsor di area tambang ilegal di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sebanyak 12 orang per pukul 12.00 WIB, Sabtu (28/9/2024).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, dua orang masih dalam pencarian, dan 11 orang selamat.
"Lokasi kejadian berada di Kecamatan Hiliran Gumanti, tepatnya di Nagari Sungai Abu. Kawasan ini dikenal sebagai area tambang ilegal, tempat diperkirakan 25 orang yang terdampak sedang bekerja ketika longsor terjadi," kata Muhari dalam siaran pers.
Baca Juga: 15 Orang Tewas, 25 Masih Tertimbun Akibat Longsor di Solok Sumbar
Daftar korban meninggal dunia adalah sebagai berikut:
1. Safrul Jamil (36 tahun, L, Talang Timur)
2. Dasriwandi (47 tahun, L, Talang Barat)
3. Doris Purba Ananda (30 tahun, L, Panasahan)
4. Yedrimen (44 tahun, L, Talang Barat)
5. Yusrizal (44 tahun, L, Taratak Dama)
6. Ilham (25 tahun, L, Panasahan)
7. Zil (37 tahun, L, Solok Selatan)
8. Indra (18 tahun, L, Solok Selatan)
9. Gusri Ramadansyah (44 tahun, L, Pansahan)