Banjir Bandang Sukabumi: 6 Mobil Terseret Arus, Warga Terdampak Minta Bantuan Darurat

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Kamis, 5 Desember 2024 | 10:45 WIB
Banjir Bandang Sukabumi (Foto: capture )
Banjir Bandang Sukabumi (Foto: capture )

MEDIA24.ID - Banjir bandang menerjang Kecamatan Sagaranten dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (4/12/2024), setelah hujan deras mengguyur selama 24 jam.

Peristiwa banjir bandang ini mengakibatkan enam unit mobil minibus terseret arus deras, sementara ratusan rumah warga terendam air hingga setinggi 1,5 meter. 

Peristiwa ini terjadi di Kampung Cieurih, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten. Warga setempat, Deni (35), menyaksikan derasnya luapan Sungai Cikaso yang tiba-tiba menghantam mobil-mobil yang terparkir.

"Air datang tiba-tiba sangat deras. Mobil-mobil itu awalnya parkir di tempat yang aman, tapi arusnya terlalu kuat hingga hanyut terbawa banjir," ungkap Deni.

Baca Juga: Banjir Bandang Sukabumi: Tim Gabungan Evakuasi Ibu dan Bayi di Tengah Derasnya Arus

Kepala Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi kejadian tersebut.

"Penyebab utamanya adalah luapan Sungai Cikaso akibat curah hujan tinggi. Beruntung tidak ada korban jiwa, meskipun kerugian material cukup besar," ujar Daeng.

Video mobil yang terseret banjir hingga jungkir balik ini pun viral di media sosial, menunjukkan dahsyatnya arus yang melanda wilayah tersebut. 

Banjir juga merendam rumah warga di Kampung Pasanggrahan RT 04 RW 17, Kelurahan Palabuhanratu, dengan ketinggian air mencapai 155 cm.

Baca Juga: Imbas Gus Miftah Hina Penjual Es Teh Saat Berceramah, DPR Minta Kemenag Sertifikasi Juru Dakwah

Warga terdampak, termasuk anak-anak dan lansia, membutuhkan posko darurat serta suplai makanan.

Hesti Arianti, salah satu warga, mengungkapkan bahwa bantuan belum merata di wilayahnya.

"Kami minta tenda darurat dan makanan di sini, karena banyak anak-anak dan lansia yang belum dapat bantuan. Sementara di Kampung Gumelar sudah mendapatkan bantuan makanan," ujar Hesti.  

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan pihaknya telah mengevakuasi warga dari lokasi terdampak banjir di Gumelar dan Pasanggrahan.

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Gaduh, Turis Asing Ngamuk di Ciledug

Minggu, 12 April 2026 | 10:12 WIB
X