MEDIA24.ID - Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang dunia menjadi ambisinya; Allah akan cerai-beraikan urusannya, Allah jadikan kefakiran ada di depan matanya, dan dunia tidaklah datang kepada dia kecuali yang Allah tulis untuknya” (HR. At-Tirmidzi & Ibnu Majah).
Pesan ini mengajarkan bahwa mengejar dunia tanpa arah akhirat hanya membawa kegelisahan. Meski tampak sibuk meraih banyak hal, hasilnya tetap terbatas pada takdir yang telah Allah tentukan.
Sebaliknya, Rasulullah ﷺ melanjutkan, “Siapa yang akhirat menjadi ambisinya; Allah akan sederhanakan urusannya, Allah jadikan kekayaan ada di dalam jiwanya, dan dunia dengan terpaksa akan tetap datang kepadanya.”
Fokus pada akhirat membuat hidup lebih sederhana, hati merasa cukup, dan dunia datang tanpa perlu dikejar berlebihan.
Nasihat Yahya bin Mu’adz Arrazi menegaskan bahwa surga adalah hasil dari pengorbanan cinta dunia.
Ia berkata, “Meninggalkan dunia itu berat, tapi meninggalkan surga lebih berat, dan maharnya surga adalah meninggalkan dunia.”
Baca Juga: Selamat Natal 2024, Menag: Terus Tebar Cinta Kasih, Kuatkan Bangunan Kemanusiaan
Apakah ambisi hidup kita lebih condong ke dunia atau akhirat? Jika dunia jadi tujuan, siap-siap menghadapi kerumitan.
Tapi jika akhirat jadi prioritas, hidup akan lebih tenang, dan dunia tetap hadir sebagai bonus.
Langkah Menuju Akhirat, Perbaiki niat dalam setiap aktivitas, perbanyak amal saleh, seperti sedekah, salat malam, dan zikir dan sederhanakan gaya hidup untuk fokus pada ibadah.
Artikel Terkait
Radja Band Feat Cinderella Rilis Apa Sih, Kado Akhir Tahun untuk Fans
Presiden Prabowo Mau Ampuni Koruptor, Begini Penjelasan Menkum Supratman Andi Agtas
Dishub DKI Jakarta Lakukan Rekayasa Lalin Malam Tahun Baru 2025 di Tiga Titik