dunia-islam

Hajar Aswad, Ini Kisah Pencurian Batu dari Surga Selama 22 Tahun

Sabtu, 8 Juni 2024 | 07:29 WIB
Hajar Aswad (Foto: dok)

MEDIA24.ID - Hajar Aswad adalah sebuah batu suci yang terletak di sudut tenggara Ka'bah.

Dikenal sebagai batu yang berasal dari surga, Hajar Aswad pernah hilang selama 22 tahun akibat dicuri.

Pencurian ini mengundang banyak pertanyaan, terutama tentang siapa yang menjadi dalang di balik tindakan ini.

Pencurian Hajar Aswad dilakukan oleh Abu Tahir Al-Qarmuthi, pemimpin kelompok Syiah Qarmatian.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 317 Hijriah atau 930 Masehi. Kelompok Qarmatian datang ke Makkah dari Bahrain sebelum pelaksanaan haji.

Baca Juga: Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah, Menggapai Keberkahan dan Kemudahan Rezeki

Pada awalnya, kedatangan mereka ditolak karena reputasi Abu Tahir yang dikenal sebagai pemimpin yang kejam.

Untuk mengelabui masyarakat Makkah, kelompok Qarmatian bersumpah bahwa mereka tidak akan melakukan kerusakan di kota suci tersebut.

Namun, mereka kemudian melanggar sumpah tersebut dengan melakukan serangan brutal terhadap umat Islam yang tengah melaksanakan ibadah haji.

Serangan Brutal di Makkah

Baca Juga: Keutamaan dan Tata Cara Niat Puasa Dzulhijjah, Memahami Kebaikan di Bulan Istimewa

Dalam buku "Jejak Sejarah di Dua Tanah Haram" karya Mansya Aji Putra, dijelaskan bahwa kelompok Qarmatian menyerang umat Islam pada hari pertama pelaksanaan haji.

Di tengah kericuhan, Abu Tahir memerintahkan Ja'far bin Ilaj untuk mencopot Hajar Aswad dari tempatnya.

Mereka juga merusak Ka'bah dengan mencuri barang-barang berharga, merobek kiswah (penutup Ka'bah), melepas pintunya, dan mengambil talang emasnya.

Tidak hanya itu, kelompok Qarmatian juga melakukan pembantaian massal terhadap jemaah haji dan penduduk Makkah.

Sebanyak 30 ribu jemaah yang sedang tawaf, iktikaf, dan salat dibunuh, dengan 3 ribu di antaranya dibuang ke dalam sumur air zamzam.

Halaman:

Tags

Terkini

Niat Puasa Syawal 6 Hari, Simak Apa Keutamaannya

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:15 WIB