PT Karya Mandiri, produsen kerajinan di Otista, berhasil ekspor perhiasan ke Malaysia setelah difasilitasi BRI mengikuti pameran internasional. “Dulu hanya jual lokal, sekarang pasar kami meluas,” ujar pemiliknya, Rudi Hartono.
BRI memiliki sistem referral untuk UMKM yang siap berkembang. Jika usaha menunjukkan potensi, nasabah akan dirujuk ke cabang BRI yang lebih besar untuk mendapatkan pembiayaan dan layanan sesuai skala.
“Contohnya, UMKM kuliner yang awalnya dapat KUR Rp50 juta, kini berkembang jadi pemasok catering dengan pinjaman Rp500 juta,” jelas Asri.
Hingga 2023, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp450 triliun ke 12 juta UMKM nasional, dengan NPL (Non-Performing Loan) di bawah 2%. Di Jakarta saja, puluhan ribu UMKM telah dibina. “Ini bentuk komitmen kami menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi,” tegas Asri.
Dengan kombinasi akses mudah, teknologi, dan pendampingan, BRI tak hanya membantu UMKM bertahan, tetapi juga bertransformasi menjadi usaha berdaya saing global. ***