Kisah Sukses UMKM di Pasar Minggu, Kolaborasi KUR BRI dan Pendampingan Jadi Kunci Ekspansi

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Senin, 28 April 2025 | 11:59 WIB
Wati (49) dan Mulyono (53), pemilik Toko Tas dan Sepatu di Jalan Raya Ragunan No.3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Foto/Media24/Moh Purwadi)
Wati (49) dan Mulyono (53), pemilik Toko Tas dan Sepatu di Jalan Raya Ragunan No.3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Foto/Media24/Moh Purwadi)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Di tengah riuh Pasar Minggu, Jakarta Selatan, toko tas dan sepatu milik Wati (49) dan Mulyono (53) menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, dukungan permodalan, serta pendampingan lembaga keuangan dapat mengubah usaha kecil menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

Berkat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI serta pendampingan intensif, pasangan asal Magelang ini sukses mencatat omzet stabil Rp20 juta per bulan, sekaligus menjadi agen BRILink yang melayani ratusan transaksi keuangan harian.

Awalnya, Wati dan Mulyono mengelola usaha fotokopi dan perlengkapan sekolah sejak 2010. Namun, lokasi yang kurang strategis membuat bisnis mereka stagnan.

Baca Juga: Dari Kios Kecil hingga 4 Cabang, Totok Sukses Kembangkan Toko Kelontong Berkat KUR BRI

“Pelanggan sepi karena jauh dari perkantoran dan sekolah. Akhirnya, kami putuskan banting setir ke toko tas dan sepatu pada 2015,” kisah Wati saat berbincang dengan Media24.id.

Keputusan itu ternyata tepat. Kedekatan toko mereka dengan Pasar Minggu—kawasan ramai pedagang, mahasiswa, dan warga—membuat usaha cepat berkembang.

Toko yang berlokasi di Jalan Raya Ragunan No.3, Pasar Minggu, itu kini menjadi tujuan utama pembeli kebutuhan tas, sepatu, hingga perlengkapan harian.

Baca Juga: Berkat KUR BRI, Usaha Es Kelapa Beni Irawan Berkembang hingga 6 Cabang dengan Omset Rp150 Juta per Bulan

Pada 2022, BRI Unit Pasar Minggu—yang berlokasi berseberangan dengan toko—menawarkan solusi permodalan melalui KUR BRI.

“Kami sangat butuh suntikan dana untuk menambah stok dan variasi produk. BRI tidak hanya memberikan pinjaman, tetapi juga pendampingan manajemen usaha,” ujar Mulyono.

Dana KUR tersebut digunakan untuk memperluas katalog produk, termasuk merek-merek ternama dengan harga terjangkau.

Langkah ini meningkatkan daya tarik toko, terutama bagi kalangan pelajar dan pekerja yang mengincar produk berkualitas tanpa menguras kantong.

Tak berhenti di situ, BRI juga mengajak Wati dan Mulyono menjadi agen BRILink. Fasilitas Electronic Data Capture (EDC) disediakan untuk memungkinkan mereka melayani tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan listrik, PDAM, hingga penjualan pulsa. “Ini jadi sumber pemasukan tambahan sekaligus cara membantu warga sekitar,” tambah Wati.

Kolaborasi dengan BRI membawa dampak ganda. Toko mereka tak hanya ramai pembeli tas dan sepatu, tetapi juga dikunjungi 120-150 nasabah harian yang bertransaksi melalui BRILink.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X