Baca Juga: Proses Pencarian untuk Korban Hilang di Longsor Pekalongan, Tim Gabungan Lakukan Modifikasi Cuaca
Penelitian menunjukkan bahwa perceraian orang tua dapat menimbulkan efek jangka panjang pada aspek psikologis, perilaku, akademik, dan sosial anak.
1. Dampak Psikologis dan Kesehatan Mental
Anak-anak yang orang tuanya bercerai lebih rentan mengalami gangguan emosional, termasuk depresi, kecemasan, dan bahkan pemikiran untuk bunuh diri.
Trauma akibat perceraian dapat meninggalkan luka psikologis mendalam yang memengaruhi perkembangan mental mereka.
2. Masalah Perilaku
Studi menunjukkan bahwa anak-anak dari keluarga bercerai lebih rentan terhadap perilaku impulsif, agresif, dan kesulitan dalam membangun hubungan dengan teman sebaya. Konflik dalam keluarga sering kali menjadi pemicu masalah ini.
Baca Juga: Marshanda Pilih Fokus Hidup dan Bahagia Bersama Anak
3. Penurunan Prestasi Akademik
Perceraian juga berdampak pada performa akademik anak.
Mereka cenderung kehilangan fokus dan motivasi belajar akibat gangguan emosional yang mereka alami.
Anak-anak dari keluarga bercerai lebih sering mengalami kesulitan belajar dibandingkan mereka yang berasal dari keluarga utuh.
4. Dampak Sosial dan Hubungan Interpersonal
Pengalaman perceraian dapat memengaruhi kemampuan anak dalam membangun hubungan interpersonal di masa dewasa.
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dari keluarga bercerai memiliki kadar oksitosin, hormon yang berperan dalam ikatan sosial, yang lebih rendah.
Baca Juga: Film Emilia Pérez Catat Sejarah dengan 13 Nominasi Oscar 2025
Artikel Terkait
Baim Wong Sempat Gagal Haji Furoda Padahal Sudah Naik Pesawat, Ternyata Ini Alasannya
Paula Verhoeven Memilih Berhijab, Baim Wong Dukung Sepenuh Hati
Baim Wong Gugat Cerai Paula Verhoeven: Ungkapan Dikhianati dan Hak Asuh Anak
Ayah Baim Wong Tutup Usia, Paula Verhoeven Ucapkan Terima Kasih Atas Kasih Sayang Mertua
Paula Verhoeven Rindu Anak-anak di Tengah Proses Perceraian dengan Baim Wong