MEDIA24.ID - Puasa Arafah, yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha, memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Menurut situs Majelis Ulama Indonesia (MUI), puasa ini dapat menghapus dosa-dosa bagi yang menjalankannya.
Hadis Tentang Keutamaan Puasa Arafah
Keutamaan puasa Arafah didasarkan pada beberapa hadis. Salah satunya adalah riwayat Abu as-Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu an-Najar, yang menyatakan:
صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين
Baca Juga: Puasa Arafah 2024, Ini Jadwal dan Makna di Baliknya
Artinya: "Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun."
Selain itu, dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Muslim disebutkan:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
Artinya: "Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
Penjelasan Ulama Tentang Dosa yang Dihapus
Baca Juga: Waspadalah! Badai La Nina Terjang Dunia pada Juni 2024, Peringatan Dini Disiagakan
Mayoritas ulama berpendapat bahwa dosa-dosa yang dihapus oleh puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil. Imam An-Nawawi dalam kitab Syarah Muslim menjelaskan bahwa keutamaan ini merujuk pada penghapusan dosa-dosa kecil yang dilakukan setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.
Mengapa Puasa Arafah Sangat Dianjurkan?
Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Selain keutamaan menghapus dosa, puasa ini juga mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas spiritual.
Artikel Terkait
Review Film Haikyu!! The Dumpster Battle (2024) yang Sedang Tayang di Bioskop
Waspadalah! Badai La Nina Terjang Dunia pada Juni 2024, Peringatan Dini Disiagakan
Puasa Arafah 2024, Ini Jadwal dan Makna di Baliknya