MEDIA24.ID - Hari Kiamat, sebuah masa yang tak terelakkan, di mana segala amal perbuatan manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Sang Pencipta. Peristiwa besar ini, yang dijanjikan oleh Allah SWT, tercermin dalam berbagai surat di Al Quran, termasuk dalam surat Al Qari'ah:
"Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas." (QS. Al Qari'ah: 1-11).
Namun, tentang kapan datangnya hari Kiamat, tak seorang pun mengetahuinya kecuali Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam surat Al Araf ayat 187:
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: 'Bilakah terjadinya?' Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba'. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Al Araf: 187).
Baca Juga: Dikabarkan Gugat Cerai Ruben Onsu di PN Jaksel, Sarwendah Klarifikasi
Hari Kiamat juga dikenal dengan Yaumul Hisab, atau hari perhitungan, di mana segala amal perbuatan manusia selama hidup di dunia akan dihisab. Namun, tahukah Anda, amalan apa yang pertama kali dihisab di hari Kiamat oleh Allah?
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah, yang juga disebutkan oleh An Nasa'i, disebutkan bahwa amalan yang pertama kali dihisab adalah sholat. Hadits ini dikukuhkan sebagai sahih oleh Al Hafizh Abu Thahir.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah sholatnya. Maka, jika sholatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta'ala berfirman, 'Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah.' Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari sholat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya." (HR. Tirmidzi dan An Nasa'i).
Melihat pentingnya sholat dalam hari perhitungan, umat Islam diingatkan untuk memperbaiki sholat mereka. Imam Abu Wafa dalam bukunya 'Panduan Sholat Rosulullah 1' mengatakan, sholat merupakan ibadah yang dilakukan untuk menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT. Di dalam sholat, terdapat dzikir dan doa-doa yang dipanjatkan kepada-Nya.
Sholat bukan hanya ibadah, tetapi juga penolong baik selama di dunia maupun di akhirat. Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 45:
وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَٰشِعِينَ
Artikel Terkait
Surah Penenang Hati dan Pikiran dalam Al Quran, Mulai dari Al Baqarah Hingga As Sajdah
9 Amalan Pengangkat Derajat dalam Islam, Nomor 7 Paling Harus Kuat Hadapi Kenyataan
Fisik Malaikat dalam Pandangan Islam, Ini Dijelaskan di Al Quran dan Hadist