Lembaga Dunia Khawatir Kenaikan Harga Bahan Bakar, Gas dan Pupuk Berlangsung Lebih Lama akibat Konflik Timur Tengah

Photo Author
Tiffany Sukotjo, Media 24
- Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB
Ilustrasi sumur minyak.
Ilustrasi sumur minyak.

Saat ini kekurangan lifting minyak sebanyak  1 juta barel per hari dipenuhi dengan cara impor. Di tengah situasi ini, impor dalam jumlah besar seperti itu menjadi ancaman serius bagi stabilitas fiskal dan daya beli masyarakat.

Baca Juga: Maksimalkan Produksi Minyak dari Sumur Tua, Ini Inovasi Keren yang Diciptakan Mahasiswa UPER

”Betapa rentannya posisi kita jika belum mandiri secara energi. Kondisi krisis ini harus menjadi momentum menuju kedaulatan energi,” ujar Ratna Juwita.

Menurut dia langkah yang perlu dilakukan pemerintah adalah menguatkan strategic petroleum reserve atau cadangan energi strategis nasional.

Ini karena Indonesia hanya punya cadangan operasional milik Pertamina, tanpa ada buffer energi milik negara untuk menghadapi gangguan distribusi global.

Selain itu juga harus ada riset dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang melibatkan akademisi dan lembaga penelitian secara masif.

“Kita harus mendorong paradigma desentralisasi energi. Jika desa mandiri energi melalui sumber daya lokal, maka Indonesia akan berdaulat,” ujar dia.

Halaman:

Editor: Tiffany Sukotjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X